Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Serangan Iran Hantam Fasilitas Vital AS, The New York Times Soroti Perubahan Pola Operasi

POROS PERLAWANAN —Surat kabar Amerika, The New York Times melaporkan serangan Iran telah menimbulkan kerusakan signifikan pada sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di Timur Tengah, memaksa pasukan AS mengubah pola operasional mereka di Kawasan.

Laporan yang terbit pada Kamis 26 Maret itu menyebut serangan Iran tidak hanya menyasar titik-titik strategis, tetapi juga berdampak pada fasilitas penting yang menopang operasi militer Amerika, termasuk unsur pengintaian, logistik, dan komando.

Mengutip sejumlah pejabat, The New York Times melaporkan serangan tersebut mendorong Militer AS menjalankan sebagian operasi dari jarak jauh sebagai langkah mitigasi risiko di tengah meningkatnya ancaman keamanan regional.

Para pejabat yang dikutip dalam laporan itu menyatakan serangan Iran menghantam pangkalan-pangkalan yang memiliki nilai vital bagi keberlangsungan operasi Militer Amerika di Kawasan.

Akibatnya, sejumlah fasilitas disebut mengalami kerusakan material yang cukup besar, sehingga memaksa penyesuaian taktis untuk menjaga keselamatan personel dan menekan potensi korban.

Metode Operasi AS Disebut Berubah

Laporan tersebut menandai salah satu pengakuan paling jelas dari media arus utama Amerika mengenai dampak nyata serangan Iran terhadap infrastruktur militer AS di Timur Tengah.

Bila sebelumnya serangan-serangan semacam itu sering diposisikan dalam kerangka ancaman regional, laporan ini menunjukkan dampaknya telah bergerak ke level operasional.

Dengan kata lain, yang berubah bukan hanya situasi keamanan, melainkan juga cara pasukan Amerika menjalankan misi mereka di lapangan.

Penyesuaian operasi dari jarak jauh memperlihatkan satu hal penting: pangkalan-pangkalan Amerika di Kawasan kini tidak lagi diperlakukan sebagai ruang aman yang sepenuhnya terlindungi dari jangkauan serangan.

Serangan Iran Akan Berlanjut

Di sisi lain, Iran menegaskan serangan terhadap pangkalan-pangkalan Amerika merupakan bagian dari respons atas agresi Amerika-Israel terhadap wilayahnya.

Teheran menyebut gelombang serangan tersebut sebagai bagian dari operasi militer “Janji Sejati 4” yang dijalankan oleh Garda Revolusi Iran.

Iran juga menyatakan akan terus memburu pasukan Amerika di Kawasan, termasuk personel yang berada di luar pangkalan militer resmi.

Pernyataan itu memperlihatkan eskalasi ancaman yang kini tidak lagi dibatasi pada instalasi militer, melainkan juga menyentuh ruang mobilitas personel Amerika di Kawasan.

Meski demikian, klaim lanjutan dari pihak Iran mengenai cakupan dan intensitas operasi tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi terbaru dari Pentagon terkait rincian kerusakan yang dilaporkan The New York Times.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *