Axios Beberkan Operasi Rahasia AS di Iran untuk Evakuasi Pilot F-15
POROS PERLAWANAN — Pasukan Khusus Amerika Serikat dilaporkan menjalankan operasi penyelamatan berisiko tinggi di jantung Iran untuk mengevakuasi anggota kedua awak jet tempur F-15 yang ditembak jatuh, menurut laporan Axios yang mengutip tiga pejabat AS.
Misi berlangsung selama dua hari, Jumat hingga Sabtu, 3–4 April 2026, melalui pengerahan unit pencarian dan penyelamatan tempur ke dalam wilayah Iran.
Sumber Axios menyebut lokasi anggota awak kedua berhasil dilacak pada Sabtu. Unit Komando Khusus AS kemudian bergerak mengeksekusi evakuasi dengan dukungan perlindungan udara intensif.
Pada saat yang sama, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dilaporkan mengerahkan pasukan ke area tersebut untuk menghambat jalannya misi.
Axios juga melaporkan pesawat tempur AS melancarkan serangan terhadap unsur Iran guna membuka jalur aman bagi operasi penyelamatan.
Setelah misi rampung, seluruh personel AS disebut telah meninggalkan wilayah Iran.
Operasi itu dipantau langsung oleh Presiden AS, Donald Trump bersama para pejabat senior Pemerintahannya dari Ruang Situasi (Situation Room) di Gedung Putih.
Hingga laporan dipublikasikan, belum ada konfirmasi resmi dari Pentagon maupun otoritas Iran terkait klaim operasi tersebut.
