Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Ngotot Buka Selat Hormuz, Pemerintah AS Akui Belum Capai Hasil Signifikan

POROS PERLAWANAN – Pemerintah Amerika Serikat menuduh Iran memanfaatkan Selat Hormuz sebagai instrumen tekanan untuk memaksakan kepentingannya di Kawasan.

Mengutip laporan Fars News Agency, Juru Bicara Gedung Putih pada Selasa 5 Mei, menyatakan Iran telah lama menggunakan jalur strategis tersebut untuk menekan komunitas internasional. Washington menilai praktik tersebut sebagai bentuk pemaksaan kehendak melalui kontrol atas jalur pelayaran vital.

Pernyataan ini muncul di tengah perubahan situasi di Selat Hormuz. Sebelumnya, jalur tersebut terbuka bagi seluruh kapal internasional. Namun setelah pecahnya konflik antara AS, Israel, dan Iran, serta dukungan sejumlah negara Arab Teluk kepada Washington, Teheran membatasi perlintasan kapal yang dikategorikan sebagai pihak bermusuhan. Iran juga mensyaratkan koordinasi untuk setiap pelayaran melalui jalur tersebut.

Pemerintah AS menyatakan tengah berupaya menghilangkan ancaman yang dikaitkan dengan Iran serta memulihkan kelancaran perdagangan global melalui Selat Hormuz. Hingga saat ini, Washington mengakui belum mencapai hasil signifikan dalam upaya tersebut.

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur energi paling vital di dunia. Setiap eskalasi di kawasan ini berpotensi langsung memengaruhi stabilitas pasar global dan keamanan maritim internasional.

Tags: