Israel Intensifkan Serangan ke Lebanon Selatan
POROS PERLAWANAN — Militer Israel mengintensifkan serangan ke wilayah selatan Lebanon dengan mengeluarkan perintah evakuasi mendesak bagi warga di sejumlah desa dan kota kecil di kawasan tersebut.
Menurut laporan Mehr News Agency yang mengutip Al Jazeera pada Rabu, 27 Mei 2026, tentara Israel meminta warga di lima desa dan permukiman di Lebanon selatan segera meninggalkan rumah mereka dan bergerak menuju wilayah aman di utara Sungai Zahrani.
Bersamaan dengan perintah evakuasi tersebut, jet tempur Israel melancarkan serangan udara ke sejumlah wilayah, termasuk Kafra, Majdal Selm, Touline, Burj Qalawieh, dan Nabatieh al-Fawqa di Lebanon selatan.
Selain serangan udara, unit artileri Israel juga dilaporkan menggempur kawasan Hadatha, Kafra, dan Touline dengan tembakan intensif.
Hingga kini belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban jiwa maupun besarnya kerusakan akibat serangan tersebut.
Namun, intensitas pemboman disebut telah memicu gelombang baru pengungsian warga dari Lebanon selatan di tengah meningkatnya eskalasi militer di kawasan perbatasan.
