Loading

Ketik untuk mencari

Irak

Kataib Hizbullah Irak Serukan Penolakan Intervensi AS dan Inggris di Irak

POROS PERLAWANAN – Melalui sebuah statemen tegas, petinggi keamanan Kataib Hizbullah Irak, Abu Mujahid Al-Asaf mengkritik pendekatan Pemerintah Irak terkait masalah keamanan di Kawasan. Dia menyerukan agar para Duta Besar Amerika Serikat dan Inggris menghentikan campur tangan mereka dalam urusan dalam negeri Irak.

Dikutip Fars dari Kantor Berita al-Maalomah, petinggi Perlawanan Irak tersebut menyoroti kurangnya transparansi dalam urusan keamanan baru-baru ini. Menurut pendapatnya. mengutuk serangan terhadap negara lain sebelum terbukti secara pasti bahwa sumber tembakan berasal dari wilayah Irak adalah “hal yang tidak dapat diterima.”

“Sampai saat ini, kami belum melihat Pemerintah Irak mengutuk serangan terhadap markas Pasukan Mobilisasi Rakyat (al-Hashd al-Shaabi) dan wilayah lain di Irak.” tegas al-Asaf.

Pejabat keamanan Kataib Hizbullah Irak mengusulkan untuk mengambil alih senjata canggih milik kelompok-kelompok yang berniat menyerahkan senjata mereka dan menghentikan aktivitas bersenjata mereka. Di saat yang sama, ia menekankan kesiapan Gerakan Perlawanannya untuk menanggung biaya senjata-senjata tersebut.

Al-Asaf menyambut baik keputusan “saudara-saudara yang bukan bagian dari Perlawanan Islam” untuk mengakhiri aktivitas bersenjata mereka. Dia menggambarkan langkah tersebut sebagai upaya untuk “secara eksklusif menempatkan senjata di tangan negara serta memperkuat keamanan, stabilitas, dan perdamaian internal”.

Dia menambahkan, tidak akan ada kesalahpahaman dengan kelompok atau faksi mana pun yang memutuskan untuk meninggalkan aksi bersenjata dan terlibat dalam aktivitas lain.

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *