Iran Nyatakan Solidaritas untuk Oman Hadapi Ancaman AS
POROS PERLAWANAN – Pada hari Jumat 29 Mei, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchu melakukan pembicaraan telepon yang sangat konstruktif dengan mitranya dari Oman, Badr al-Bousaidi. Dalam perbincangan via telepon itu, sambil menyatakan solidaritas Iran kepada Oman dalam menghadapi ancaman apa pun, Araghchi membahas Selat Hormuz serta pengelolaan masa depannya dalam kerangka tanggung jawab kedaulatan dan hukum internasional.
Dilansir Fars, Arsghchi kemudian memberi penjelasan lebih lanjut mengenai isi perbincangan tersebut.
“Dalam percakapan telepon yang sangat konstruktif dengan Menteri Luar Negeri Oman Badr al-Bousaidi, saya menyampaikan solidaritas Iran kepada Oman terhadap ancaman apa pun.”
“Percakapan telepon ini berlangsung setelah beberapa hari terakhir kita menyaksikan pernyataan ancaman dari Donald Trump terhadap Oman. Di sisi lain, Menteri Keuangan AS mengancam akan menjatuhkan sanksi kepada Oman.”
“Kami juga membahas Selat Hormuz dan pengelolaan masa depannya dalam kerangka tanggung jawab kedaulatan dan hukum internasional.”
“Kami menyambut baik konsultasi dengan semua negara tetangga,” cuit Araghchi di platform X.
Juru Bicara Kementerian Iran, Esmail Baghaei sebelum ini juga mengecam keras retorika ancaman yang dilontarkan pejabat AS terhadap Kesultanan Oman.
Baghaei menggambarkannya sebagai upaya pemerasan terhadap negara anggota PBB yang berdaulat dan sebagai tanda lain dari kebangkrutan moral sistem pemerintahan dan politik di Amerika Serikat.
