Loading

Ketik untuk mencari

Yaman

Ansharullah Peringatkan Israel, Eskalasi di Lebanon Akan Dibalas Secara Menyeluruh oleh Poros Perlawanan Kawasan

POROS PERLAWANAN — Gerakan Perlawanan Islam, Ansharullah Yaman memperingatkan bahwa setiap eskalasi militer Israel di Lebanon akan memicu respons besar dan menyeluruh dari Poros Perlawanan Kawasan. Pernyataan itu disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan di perbatasan selatan Lebanon dan ancaman perluasan operasi militer Israel.

Anggota Biro Politik Ansharullah, Mohammed al-Farah menegaskan bahwa setiap upaya penetrasi dan perluasan operasi militer Israel di wilayah Lebanon tidak akan berlangsung tanpa balasan.

Dalam pernyataannya yang dikutip jaringan Al Mayadeen pada Selasa 2 Juni, al-Farah menyebut pasukan Israel di Lebanon selatan akan terus berada dalam ancaman serangan selama belum menarik diri dari wilayah tersebut.

“Musuh Israel harus memahami bahwa setiap infiltrasi ke Lebanon akan direspons. Pasukannya di wilayah selatan akan tetap menghadapi serangan dan korban harian sampai mereka mundur”, tulis al-Farah melalui akun X miliknya.

Ia juga memperingatkan bahwa setiap peningkatan eskalasi akan dibalas dengan respons yang jauh lebih besar dan bersifat menyeluruh.

Menurut al-Farah, salah satu faktor yang mendorong Israel terus meningkatkan tekanan militer adalah periode panjang ketika Lebanon diserang tanpa adanya respons yang dianggap cukup efektif. Ia merujuk pada rentang sekitar 15 bulan ketika serangan Israel berlangsung bersamaan dengan proses negosiasi bersama pejabat Lebanon.

“Israel tidak ingin memahami perubahan baru yang telah terjadi di lapangan sejak 2 Maret,” ujarnya.

Pernyataan tersebut mengindikasikan keyakinan Kelompok Ansharullah bahwa dinamika medan konflik di Lebanon telah berubah dalam beberapa bulan terakhir. Meski tidak menjelaskan secara rinci perubahan yang dimaksud, komentar itu dipahami sebagai sinyal bahwa kelompok-kelompok dalam Poros Perlawanan menilai kapasitas respons mereka kini lebih besar dibandingkan fase sebelumnya.

Peringatan dari Ansharullah muncul ketika kawasan Asia Barat menghadapi peningkatan ketegangan akibat konflik berkepanjangan di Gaza dan Lebanon. Dalam beberapa pekan terakhir, kekhawatiran terhadap kemungkinan meluasnya perang regional kembali meningkat menyusul intensitas serangan lintas perbatasan antara Israel dan Kelompok-kelompok Perlawanan di Lebanon selatan.

Posisi Ansharullah sendiri dalam beberapa bulan terakhir semakin terbuka dalam mendukung Kelompok-kelompok Perlawanan jregional. Gerakan yang berbasis di Yaman itu berulang kali menyatakan bahwa konflik di Lebanon, Gaza, dan Laut Merah merupakan bagian dari satu front konfrontasi yang saling terhubung.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *