Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Jerat Buatan Sendiri dan Bayang-Bayang Vietnam bagi Trump

POROS PERLAWANAN – Menurut laporan Kayhan pada Kamis (23/7/2026), sejumlah media internasional, termasuk Middle East Eye, menilai Washington dan Tel Aviv kini menghadapi konsekuensi dari strategi yang mereka bangun sendiri.

Dalam analisis yang dikutip, keduanya disebut terperangkap dalam apa yang digambarkan sebagai “lingkaran penghancuran buatan sendiri”, sementara klaim Presiden Donald Trump mengenai keberhasilan melumpuhkan kemampuan Iran dinilai tidak terbukti. Akibatnya, Washington disebut harus menyusun ulang strategi militernya dengan biaya yang jauh lebih besar.

Laporan tersebut mengklaim bahwa konflik yang berlangsung telah membebani Pentagon hingga lebih dari 37,5 miliar dolar AS, sekaligus mendorong harga bensin di Amerika Serikat melampaui 4 dolar AS per galon. Selain itu, gangguan terhadap lalu lintas energi di Selat Hormuz serta potensi penutupan penuh jalur pelayaran di Laut Merah oleh Ansarullah Yaman disebut telah memaksa sejumlah kapal tanker mengubah rute pelayaran, sehingga meningkatkan tekanan terhadap rantai pasok energi global.

Kayhan juga mengutip hasil jajak pendapat yang menyebut 77 persen responden independen di Amerika Serikat menganggap perang tersebut tidak memberikan manfaat bagi kepentingan nasional negaranya.

Sejumlah analis internasional, sebagaimana dikutip dalam laporan itu, turut mengingatkan pengalaman panjang Perang Vietnam yang berakhir dengan jatuhnya Saigon. Mereka menilai Amerika Serikat perlu mengevaluasi kembali strateginya sebelum menanggung kerugian yang lebih besar. Dalam narasi tersebut, konflik yang berlangsung justru disebut memperkuat solidaritas nasional Iran dalam mendukung kemampuan pertahanan dan daya tangkalnya, sekaligus meningkatkan risiko Washington menghadapi kemunduran strategis lain di kawasan.

Sebagai penutup, Kayhan menyimpulkan bahwa perang infrastruktur yang semula diklaim bertujuan membatasi pengaruh Teheran kini justru berubah menjadi beban berat bagi CENTCOM dan ekonomi Amerika Serikat.

Pengakuan sejumlah pejabat Gedung Putih, analisis lembaga kajian mengenai keterbatasan sistem pertahanan udara Amerika, serta meningkatnya biaya perang dipandang sebagai indikator bahwa strategi Washington menghadapi Iran memasuki fase yang semakin sulit.

Menurut laporan tersebut, Amerika Serikat kini dihadapkan pada pilihan untuk meninjau kembali pendekatannya atau menghadapi konsekuensi yang dinilai akan semakin besar apabila konflik terus bereskalasi.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *