Rusia Peringatkan Risiko Bentrokan Langsung Antarnegara Nuklir
POROS PERLAWANAN – Rusia memperingatkan meningkatnya risiko konfrontasi langsung antara negara-negara pemilik senjata nuklir seiring langkah sejumlah negara Eropa memperkuat kemampuan nuklir mereka. Moskow menilai kebijakan tersebut tidak akan meningkatkan keamanan, tetapi justru memperbesar ancaman terhadap stabilitas global.
Mengutip Mehr News Agency, Minggu (26/7/2026), Duta Besar Tetap Rusia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Gennady Gatilov, mengatakan kebijakan nuklir negara-negara Eropa hanya akan meningkatkan risiko bentrokan langsung di antara kekuatan-kekuatan nuklir.
Menurut Gatilov, penguatan kemampuan nuklir Prancis dan Inggris, kesiapan London menempatkan senjata nuklir Amerika Serikat di wilayahnya, serta kerja sama nuklir antara Prancis, Jerman, dan Polandia merupakan perkembangan yang mengkhawatirkan. Ia juga menyoroti sikap Berlin terkait kepemilikan senjata nuklir.
“Semua langkah ini merupakan pukulan serius terhadap rezim nonproliferasi senjata nuklir,” kata Gatilov.
Ia menilai anggapan bahwa kebijakan tersebut akan memperkuat keamanan negara-negara Eropa merupakan kekeliruan. Sebaliknya, menurutnya, sikap yang semakin konfrontatif terhadap Rusia di tengah penguatan kemampuan militer justru meningkatkan risiko bentrokan langsung antarnegara pemilik senjata nuklir.
Gatilov menegaskan Rusia akan mengambil langkah-langkah yang dianggap perlu sebagai respons terhadap perkembangan tersebut. Menurutnya, kebijakan militer yang diiringi retorika anti-Rusia hanya akan semakin memperbesar potensi konfrontasi di antara kekuatan nuklir dunia.
