Loading

Ketik untuk mencari

Lebanon

Akurasi Pantauan Lapangan Hizbullah Bikin Takjub Media-media Zionis

POROS PERLAWANAN – Menyusul serangan langsung drone bermuatan bahan peledak milik Hizbullah terhadap sebuah ruangan di selatan Lebanon tempat seorang komandan senior Zionis berada, media-media Ibrani menyoroti pengintaian lapangan akurat yang dilakukan oleh Perlawanan Islam, serta belum adanya solusi untuk menangani drone-drone tersebut.

Dilansir Fars, media-media Ibrani melaporkan bahwa quadcopter bermuatan bahan peledak milik Hizbullah, setelah bermanuver dan melewati jeruji jendela, menghantam sebuah rumah di Lebanon selatan tempat komandan Brigade 401 dan beberapa serdadu Zionis berlindung.

Kanal 14 Israel melaporkan, dalam serangan drone Hizbullah yang dilakukan kemarin di desa Debel, Lebanon, Komandan Brigade 401, Kolonel Meir Biderman, terluka bersama dengan 8 serdadu lainnya.

Media tersebut menggambarkan luka-luka Biderman sebagai luka yang membahayakan. Kanal 14 menambahkan, Biderman telah menjalani operasi di kepalanya dan masih tidak sadarkan diri. Istrinya telah diberitahu mengenai lukanya Rabu pagi kemarin.

Sehubungan dengan ini, situs web Ibrani, Walla, mengutip laporan dari sumber militer bahwa drone yang menargetkan kantor Komandan Brigade ke-401 di selatan Lebanon diperkirakan beroperasi dari jarak 15 hingga 20 kilometer.

Avi Ashkenazi, analis militer untuk surat kabar Ibrani Maariv, juga menyatakan,”Hizbullah melacak Komandan Brigade ke-401 selama kunjungannya ke Unit Batalion Teknik dan langsung menargetkannya.”

Kanal 14 Israel juga melaporkan, ada kritik tajam terhadap Militer Israel karena kegagalannya dalam mempersiapkan pasukan darat dan menemukan solusi terhadap ancaman quadcopter bermuatan bahan peledak.

Di bawah ini adalah foto komandan senior Zionis yang terkena serangan drone Hizbullah:

Dua hari yang lalu, Hizbullah juga mengumumkan serangan drone luar biasa terhadap kendaraan Komandan Brigade ke-300 Militer Israel di sebuah kota di utara wilayah Palestina yang Diduduki.

Selain menggunakan ranjau pinggir jalan serta serangan roket dan artileri, Hizbullah terus-menerus menggunakan drone FPV ini untuk menargetkan pasukan Rezim Pendudukan. Drone ini dipilih karena keunggulan dan kemampuannya untuk menimbulkan kerusakan, yang telah mengakibatkan korban jiwa dan kerugian besar bagi Israel.

Di antara keunggulan penggunaan serat optik pada drone FPV adalah kekebalan terhadap perang elektronik, kecepatan transmisi data yang tinggi, dan keamanan yang lebih baik (kemungkinan peretasan yang lebih kecil).

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *