Al-Hashd al-Shaabi Putus Jalur Bantuan dari Suriah untuk ISIS Irak
POROS PERLAWANAN – Dikutip al-Alam dari al-Maalomah, sebuah sumber keamanan Irak di Provinsi al-Anbar menyatakan, jalur pasokan bantuan para teroris ISIS dari Suriah ke kawasan-kawasan barat provinsi tersebut telah diputus.
“Pasukan al-Hashd al-Shaabi telah memutus jalur bantuan ISIS setelah menguasai seluruh perlintasan ilegal di garis perbatasan al-Anbar dengan Suriah. Sisa-sisa para teroris ISIS di kawasan gurun barat al-Anbar menemui jalan buntu. Mereka tidak punya pilihan selain menyerah atau terbunuh,” kata sumber tersebut.
“Para teroris ISIS dikepung dari segala arah di kawasan-kawasan gurun barat al-Anbar. Para pimpinan mereka tidak punya peluang untuk mengirim makanan dan senjata dari Suriah ke gurun barat al-Anbar.”
Di saat bersamaan, sebuah sumber keamanan di Provinsi Salahudin memberitakan tewasnya seorang “mufti” ISIS. Teroris tersebut terbunuh dalam sebuah serangan udara ke tempat persembunyian ISIS di al-Zarakah, timur Salahudin.
“Dalam pemeriksaan identitas 7 jenazah yang tewas dalam serangan udara di kawasan al-Zarakah, identitas sejumlah teroris terungkap. Salah satu dari mereka adalah mantan pemimpin wilayah yang disebut Provinsi Salahudin ISIS. Dia menjadi pelarian selama bertahun-tahun setelah provinsi tersebut disterilkan dari ISIS,” kata sumber tersebut.
“Teroris yang tewas itu adalah seorang warga Irak berusia 40 tahun. Selama menjabat sebagai ‘mufti’ dalam rentang waktu satu setengah tahun, dia bertanggung jawab atas fatwa-fatwa yang menumpahkan darah orang-orang tak berdosa. Setelah Salahudin dibebaskan, dia kabur dan tewas beberapa hari lalu dalam pengeboman al-Zarakah.”
“Operasi yang menargetkan tempat persembunyian ISIS sangat penting. Terutama karena operasi tersebut sukses menewaskan para pemimpin terkemuka ISIS. Tewasnya mereka merupakan pukulan berat bagi ISIS.”
