Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Al-Nakhalah: Kami Tak Segan Terlibat Perang Baru Demi Bela Tahanan

Al-Nakhalah: Kami Tak Segan Terlibat Perang Baru Demi Bela Tahanan

POROS PERLAWANAN – Dilansir Fars, Sekjen Jihad Islami Ziyad al-Nakhalah menegaskan kelompoknya mendukung para tahanan yang melakukan mogok makan di penjara-penjara Israel.

“Kami tidak akan membiarkan putra-putra kami di penjara Zionis menjadi korban. Kami akan tetap bersama mereka dan mendukung mereka dengan segala yang kami miliki. Bahkan walau pembelaan terhadap mereka mengharuskan kami untuk terjun ke medan tempur. Tak ada satu pun kesepakatan atau selainnya yang mencegah kami mendukung mereka,” tandas al-Nakhalah.

Jubir Jihad Islami di Tepi Barat, Tariq Izzuddin juga menyatakan aksi mogok makan yang dilakukan 150 tahanan dari kelompok ini adalah langkah untuk meningkatkan perlawanan tahanan secara bertahap terhadap Kantor Penjara dan biro intelijen Rezim Zionis.

“Pertempuran para tahanan adalah perang tiap warga Palestina dan orang merdeka di dunia ini, sebab para tahanan menuntut kebebasan. Mereka melangkah di jalan perlawanan dan jihad, yang dipilih rakyat Palestina untuk membela diri, negeri, dan kesucian mereka serta melawan terorisme dan agresi Rezim Zionis,” kata Izzuddin kepada PalToday.

Menurutnya, dukungan dan bantuan kepada para tahanan adalah kewajiban nasional yang suci.

Izzuddin berkata, ”Kami meminta dari semua faksi dan kelompok politik, juga para pemuda, asosiasi, dan perkumpulan wanita Palestina, juga semua lapisan masyarakat, kalangan elite, pekerja, dan pegawai untuk berpartisipasi secara luas dalam mendukung para tahanan.”

“Kekuatan dukungan rakyat untuk tahanan akan sangat berperan dalam pendeknya aksi mogok makan mereka. Unjuk rasa atau statemen apa pun merupakan bentuk dukungan untuk mereka. Ini akan mengirim pesan kepada Musuh Zionis bahwa gangguan apa pun kepada para tahanan akan mengubah keadaan,” tandasnya.

Para tahanan Jihad Islami memulai aksi mogok makan sejak Selasa sore 12 Oktober. Tujuannya adalah menghentikan tindakan ilegal dan hukuman oleh Badan Penjara-penjara Israel.

Tags: