Ansharullah: Kami Senang Bikin Netanyahu Naik Darah
POROS PERLAWANAN – Asisten Badan Penerangan Ansharullah, Nasrudin Amir menyatakan, Yaman gembira karena telah membuat Benyamin Netanyahu marah atas penamaan drone baru Yaman.
“Netanyahu adalah musuh kami. Kami selalu berusaha membuat musuh-musuh kami marah,” kata Amir dalam sebuah wawancara televisi, al-Alam melaporkan.
“Yaffa adalah kota Palestina yang diduduki Israel. Kami memilih nama ini untuk salah satu drone kami setelah berkonsultasi dengan para komandan syahid Hamas dan Brigade al-Qassam.”
“Orang seperti Netanyahu adalah seorang penjahat perang. Dia tidak boleh mengancam orang-orang lain. Dia harus diadili.”
Dalam wawancara dengan BBC pada Rabu dini hari 23 April, Amir mengatakan,”Pembelaan untuk rakyat Palestina adalah keinginan bangsa Yaman. Para pimpinan dan petinggi Yaman membantu warga tertindas Gaza atas permintaan bangsa Yaman.”
“Jutaan rakyat Yaman berunjuk rasa tiap pekan di jalanan dan alun-alun demi menyuarakan pembelaan untuk bangsa Palestina.”
“Seluruh bangsa Arab dan Muslim ingin membantu rakyat Palestina. Namun Pemerintahan-pemerintahan mereka tidak melakukannya,” kata Amir, yang juga merupakan Kepala kantor berita resmi Yaman, SABA.
“Andai semua orang yang tinggal di Kawasan membantu rakyat Palestina sesuai kemampuan mereka, kejahatan-kejahatan di Gaza dan Yaman tidak akan berlanjut.”
“Kebungkaman di hadapan kekejian Rezim Zionis membuatnya terdorong untuk melakukan lebih banyak kejahatan.”
Sementara itu, Jubir Angkatan Bersenjata Yaman, Yahya Saree pada Selasa malam tadi mengumumkan, sebuah drone AS tipe MQ-9 telah ditembak jatuh di Provinsi Hajjah.
“Drone tersebut ditembak jatuh dengan rudal buatan Yaman. Ini adalah drone MQ-9 ketujuh yang dirontokkan pada bulan April dan keduapuluh dua yang ditembak jatuh sejak dimulainya pembelaan untuk Gaza hingga sekarang,” kata Saree.
“Kami juga menargetkan dua kapal induk USS Truman dan Vinson di Laut Merah dan Laut Arab. Serangan terhadap dua kapal induk itu menggunakan drone dan rudal bersayap.”
“Kami sukses membendung pergerakan musuh serta menggagalkan banyak serangan mereka.”
