Araghchi Sebut Perundingan Putaran Ketiga Iran-AS ‘Lebih Serius’
POROS PERLAWANAN – Usai berakhirnya perundingan tak langsung putaran ketiga di Muscat, Oman, Menlu Iran, Sayyid Abbas Araghchi menyatakan bahwa perundingan terbaru ini berjalan lebih serius daripada sebelumnya.
Sembari menjelaskan bahwa atmosfer perundingan kali ini serius, Araghchi mengatakan,”Bisa disaksikan bahwa kedua belah pihak serius dan bersungguh-sungguh memasuki perundingan. Ini membuat atmosfer yang menjadikan kami berharap ada kemajuan yang bisa diwujudkan. Tentu harapan ini masih sangat berhati-hati. Ada sejumlah isu yang secara garis besar mesti disepakati, kemudian detailnya dirundingkan.”
“Detail tentang putaran berikutnya (terkait waktu dan tempat) akan ditentukan oleh negara yang menjadi tuan rumah perundingan.”
“Para pakar ekonomi hadir dalam perundingan kali ini. Semakin kita maju ke depan, akan semakin banyak pakar yang ditambahkan.”
“Kita hanya membicarakan topik tentang nuklir. Kita menolak topik selain itu. Dalam tiga putaran perundingan, hal ini diperhatikan dan dijaga oleh kedua belah pihak.”
Menlu Iran menegaskan, keberhasilan perundingan bukan hanya ditentukan oleh tekad, tapi juga oleh tindakan.
“Sebagian perbedaan pandangan kami sangat serius dan kompleks. Kami berharap bisa maju ke depan dengan cepat,” kata Araghchi.
Ia menyatakan, dirinya puas dengan proses terbentuknya perundingan dengan cepat.
