Axios: AS Tak Beri Tahu Israel Soal Negosiasi Rahasia dengan Hamas
POROS PERLAWANAN — Pemerintah Amerika Serikat diketahui tidak memberi tahu Israel mengenai negosiasi rahasia yang sedang berlangsung dengan kelompok Hamas, menurut laporan eksklusif media Axios yang dikutip oleh Mehr News Agency pada Rabu 14 Mei.
Laporan tersebut menyebutkan bahwa Tel Aviv baru mengetahui perihal perundingan ini melalui jalur intelijen mereka sendiri, bukan melalui komunikasi resmi dengan Washington. Negosiasi itu sendiri berkaitan dengan pembebasan Aidan Alexander, seorang warga negara ganda Amerika-Israel berusia 21 tahun, yang ditangkap oleh Hamas pada 7 Oktober tahun lalu.
Ketidakterbukaan ini memicu kekhawatiran serius di kalangan pejabat tinggi Israel. Menteri Urusan Strategis Israel sekaligus penasihat dekat Perdana Menteri Benyamin Netanyahu, Ron Dermer menyampaikan ketidakpuasan mendalam melalui percakapan telepon dengan Utusan Khusus AS untuk Urusan Tahanan, Adam Buhler.
Menurut Axios, Buhler memulai pembicaraan langsung dengan perwakilan Hamas di Doha, Qatar. Selain membahas pembebasan Aidan Alexander dan warga Amerika lainnya, diskusi juga mencakup sejumlah isu strategis, termasuk:
– Gencatan senjata jangka panjang,
– Penyediaan koridor aman bagi para pemimpin Hamas untuk meninggalkan Gaza,
– Pembebasan seluruh tahanan yang tersisa.
Namun, Israel secara tegas menolak pendekatan bilateral antara AS dan Hamas yang dilakukan tanpa koordinasi atau partisipasi Tel Aviv. Pejabat Israel memperingatkan bahwa langkah sepihak seperti ini dapat:
– Merusak koordinasi dalam upaya pembebasan sandera,
– Membahayakan stabilitas regional,
– Mengirim sinyal keliru kepada Kelompok Perlawanan di Kawasan.
Insiden ini menambah ketegangan yang sudah meningkat antara AS dan Israel terkait strategi Timur Tengah, terutama menyangkut pendekatan terhadap Kelompok pPerlawanan seperti Hamas, yang secara resmi ditetapkan sebagai organisasi teroris oleh AS, Israel, dan Uni Eropa.
