Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Ayatullah Khamenei Dorong Qatar Patuhi Kesepakatan Meski Diadang Tekanan Eksternal

POROS PERLAWANAN — Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, Ayatullah Sayyid Ali Khamenei menegaskan kepada Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, bahwa Iran memprioritaskan hubungan bilateral dengan negara-negara tetangga dan berharap komitmen timbal balik untuk memperkuat kerja sama regional.

Sheikh Tamim, yang memimpin delegasi tingkat tinggi pada Rabu 19 Februari, bertemu dengan Ayatullah Khamenei di kantor pribadi Pemimpin Tertinggi Iran di Teheran. Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Presiden Iran, Masoud Pezeshkian.

Memperkuat Hubungan Bilateral dan Regional

Ayatullah Khamenei menyatakan bahwa salah satu kebijakan utama Pemerintahan Pezeshkian adalah memperluas hubungan dengan negara-negara tetangga.

“Dengan rahmat Allah, langkah-langkah konkret telah diambil dan kemajuan signifikan telah dicapai. Menteri Luar Negeri Iran, Bapak Araghchi, telah memainkan peran aktif dan dinamis dalam mengimplementasikan kebijakan ini,” ungkapnya, seperti dilansir kantor berita negara.

Pemimpin Tertinggi menekankan bahwa kesepakatan yang dicapai selama kunjungan Emir Qatar harus segera diimplementasikan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan stabilitas bersama.

Tantangan dalam Implementasi Kesepakatan

Ayatullah Khamenei menyoroti kendala dalam pelaksanaan perjanjian sebelumnya terkait dana Iran senilai $6 miliar yang dipindahkan dari bank-bank Korea Selatan ke Doha.

“Kami memandang Qatar sebagai negara sahabat dan mitra strategis. Namun, beberapa masalah, seperti pengembalian dana Iran, masih memerlukan penyelesaian,” ujarnya, seraya menekankan bahwa tekanan dari Amerika Serikat menjadi hambatan utama dalam pelaksanaan perjanjian tersebut.

Ia menambahkan bahwa jika berada di posisi Emir Qatar, dirinya akan mengabaikan tekanan eksternal demi menghormati komitmen bilateral. “Kami tetap berharap Qatar akan bertindak sesuai dengan kesepakatan yang telah dicapai,” tegasnya.

Solidaritas terhadap Palestina dan Kolaborasi Regional

Emir Qatar, Sheikh Tamim, menyampaikan apresiasi atas dukungan berkelanjutan Iran terhadap rakyat Palestina. “Dukungan Anda yang konsisten bagi Palestina akan selalu dikenang,” katanya.

Selain membahas kerja sama ekonomi dan politik, kedua pemimpin juga membahas isu-isu regional, termasuk situasi di Suriah. Presiden Pezeshkian menegaskan dukungan Iran terhadap kedaulatan dan integritas teritorial Suriah, serta hak rakyatnya untuk menentukan masa depan mereka.

Meningkatkan Kerja Sama Ekonomi dan Infrastruktur

Sheikh Tamim menyoroti rencana pembangunan terowongan bawah laut yang akan menghubungkan Iran dan Qatar, sebagai salah satu proyek strategis yang dapat meningkatkan konektivitas dan perdagangan bilateral. Ia menyatakan bahwa komisi gabungan Iran-Qatar akan segera diaktifkan untuk mempercepat implementasi proyek-proyek bersama, dengan fokus pada sektor ekonomi dan energi.

Peran Qatar sebagai Mediator Konflik Gaza

Dalam pembahasan mengenai konflik Gaza, Pezeshkian memuji peran Qatar dalam memediasi gencatan senjata dan membebaskan warga Palestina yang ditahan. “Kami mendorong negara-negara Islam untuk meningkatkan solidaritas dan mengambil langkah nyata dalam membela hak-hak rakyat Palestina,” ujarnya.

Sheikh Tamim menegaskan kembali komitmen Qatar untuk memediasi gencatan senjata berkelanjutan dan memastikan distribusi bantuan kemanusiaan tanpa hambatan. “Kami bertekad untuk memfasilitasi dialog dan memastikan bahwa proses mediasi ini berjalan sukses, demi tercapainya perdamaian jangka panjang,” katanya.

Kesimpulan: Pentingnya Dialog untuk Stabilitas Regional

Mengakhiri pertemuan, kedua pemimpin sepakat bahwa dialog konstruktif adalah kunci utama untuk menyelesaikan konflik di Kawasan dan memperkuat kerja sama regional. Sheikh Tamim menegaskan bahwa Qatar mendukung setiap inisiatif yang bertujuan menciptakan stabilitas dan kemakmuran bagi seluruh negara di kawasan Timur Tengah.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *