Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Ayatullah Khamenei Tegaskan Kelanjutan Kehadiran Regional Iran untuk Ciptakan Stabilitas Kawasan adalah Keniscayaan

Ayatullah Khamenei Tegaskan Kelanjutan Kehadiran Regional Iran untuk Ciptakan Stabilitas Kawasan adalah Keniscayaan

POROS PERLAWANAN – Dalam peringatan kebangkitan penduduk Qom untuk melawan Rezim Shah Pahlevi, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei memperingatkan adanya tangan-tangan kotor yang berupaya menyelewengkan peristiwa-peristiwa penting bangsa-bangsa dunia.

Menurutnya, penyelewengan fakta momen-momen bersejarah bangsa-bangsa adalah salah satu pekerjaan penting biro spionase dan intelijen asing. Merujuk kepada sebuah buku tentang kegiatan CIA dalam masalah ini, Ayatullah Khamenei mengatakan, ”Buku ini menunjukkan bagaimana CIA menguasai media-media besar AS, bahkan Eropa, untuk kemudian menyelewengkan peristiwa-peristiwa bersejarah dan menafsirkannya sesuai kepentingan AS.”

Pemimpin Tertinggi Iran menilai perkembangan terakhir di AS, seperti kericuhan hasil Pilpres, kemerosotan ekonomi, dan tingginya angka pengangguran, sebagai bukti kondisi kacau Paman Sam.

Meski kekacauan ini bukan hal aneh, tandasnya, namun yang aneh adalah masih ada pihak-pihak yang menjadikan AS sebagai kiblat mereka.

“Sebagian orang berpikir bahwa negara akan menjadi surga jika kita berdamai dengan AS. Orang-orang ini harus melihat Iran sebelum Revolusi, dan melihat bagaimana pertemanan dengan AS justru menghambat kemajuan negara, menyebabkan kemiskinan ekonomi dan pengetahuan, serta menyebarkan kerusakan budaya,” papar Ayatullah Khamenei, seperti dilansir al-Alam.

Di bagian lain pidatonya, Ayatullah Khamenei menanggapi klaim Kubu Arogansi pimpinan AS tentang 3 topik, yaitu sanksi, kehadiran regional Iran, dan kekuatan rudalnya.

Sembari menegaskan bahwa Barat harus segera mencabut sanksi-sanksi Iran, Ayatullah Khamenei menyatakan bahwa di lain pihak, Pemerintah Iran pun harus berbuat sedemikian rupa, sehingga roda ekonomi tidak terpengaruh, baik ada sanksi maupun tidak.

Ia menyebut arti kehadiran regional Iran sebagai penguatan kawan dan para pendukung Republik Islam Iran.

“Kehadiran Iran di Kawasan menciptakan stabilitas dan menghilangkan instabilitas, seperti yang terlihat di Suriah dan Irak. Sebab itu, kehadiran ini adalah niscaya dan akan terus berlanjut,” tandasnya.

Terkait program rudal, Ayatullah Khamenei menyinggung kerentanan Iran di masa lalu saat menghadapi serangan udara Saddam. Oleh karena itu, katanya, Iran tidak boleh membiarkan kondisi rentan itu berlanjut.

Seraya menyebut contoh kekuatan pertahanan Iran saat ini, seperti penembakan drone canggih AS dan gempuran ke Ayn al-Asad, Ayatullah Khamenei berkata, ”Di hadapan realita ini, musuh mau tidak mau harus memperhitungkan kemampuan pertahanan Iran dalam setiap kebijakan mereka.”

Tags: