Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Ben-Gvir: Tak Ada Kemenangan Mutlak Sedikit pun di Gaza

Ben-Gvir: Tak Ada Kemenangan Mutlak Sedikit pun di Gaza

POROS PERLAWANAN – Mantan Menteri Keamanan Domestik Israel, Itamar Ben-Gvir menyatakan bahwa berlawanan dengan klaim Benyamin Netanyahu, tidak ada yang bernama “kemenangan mutlak” di Gaza.

Diberitakan Fars, Ben-Gvir yang mundur dari jabatannya beberapa waktu lalu mengatakan, ada perbedaan yang sangat besar antara Janji kemenangan mutlak dan realita di lapangan.

“Saya sangat sedih melihat video-video tentang Gaza dan kehadiran pasukan bersenjata Hamas. Mereka naik kendaraan menuju utara Gaza tanpa rasa takut sama sekali,” keluh Ben-Gvir.

Dia lalu menanggapi statemen Presiden AS Donald Trump terkait pengusiran penduduk utara Gaza dan pemindahan mereka ke negara-negara lain.

“Satu-satunya jalan adalah memindahkan sekelompok penduduk Jalur Gaza. Saya sudah bicara tentang ini sejak bertahun-tahun lalu. Dan sekarang Presiden Trump juga membicarakannya,” ujar Ben-Gvir.

“Dorongan untuk migrasi adalah cara tunggal untuk mewujudkan keamanan dan kedamaian bagi Israel serta penduduk Gaza.”

“Saya mengimbau kepada Dunia Arab agar mengulurkan tangan kepada warga Gaza dan mengizinkan mereka pindah ke negara-negara Arab,” ucapnya.

Menyusul pernyataan Trump terkait pemindahan paksa warga Palestina dari Gaza ke Mesir dan Yordania, Menlu Yordania Ayman al-Safadi menegaskan bahwa negara menentang tegas negeri alternatif bagi warga Gaza.

“Kami tidak menerima pembicaraan apa pun tentang negeri alternatif. Kami akan terus menentangnya,” kata al-Safadi.

Kemenlu Jerman pada hari Senin kemarin juga menentang ide pemindahan warga Gaza ke Mesir dan Yordania. Berlin menegaskan bahwa “warga Gaza tidak boleh diusir dari kawasan tersebut.”

“Berlin setuju dengan pandangan para mitranya di Uni Eropa, sekutu Barat, dan PBB bahwa warga Palestina jangan sampai diusir dari Gaza,” tegas Jubir Kemenlu Jerman saat ditanya tentang statemen Trump.

Ia menyatakan, Gaza tidak boleh diduduki dan kembali menjadi koloni untuk seterusnya.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *