Loading

Ketik untuk mencari

Eropa

Bentrokan Pengunjuk Rasa vs Polisi Turki Berlanjut di Istanbul

POROS PERLAWANAN – Istanbul masih menjadi titik panas bentrokan antara pengunjuk rasa dan aparat keamanan Turki menyusul penangkapan Wali Kota Istanbul, Ekrem Imamoglu. Menurut laporan dari Al Arabiya pada Minggu (23/3), sumber lokal di Turki mengonfirmasi bahwa demonstrasi terus berlangsung, dengan eskalasi ketegangan di berbagai wilayah kota.

Tanggapan Partai Keadilan dan Pembangunan

Wakil Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP), yang saat ini berkuasa di Turki, menanggapi situasi ini dengan menekankan pentingnya menjaga independensi peradilan. “Kita tidak boleh mencampuri urusan peradilan atau membuatnya tampak politis,” ujarnya. Ia juga membantah bahwa penangkapan Imamoglu terkait dengan pemilihan presiden mendatang, dengan menegaskan bahwa masih ada tiga tahun tersisa sebelum pemilu berikutnya.

Selain itu, perwakilan AKP menyebut bahwa Imamoglu tidak memberikan tanggapan langsung terhadap tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Ia juga menyinggung adanya dinamika internal di dalam Partai Rakyat Republik (CHP), partai oposisi yang menaungi Imamoglu.

Situasi di Istanbul dan Kota Lainnya

Sejumlah media menayangkan gambar yang menunjukkan gedung pemerintahan Istanbul berada di bawah kendali para demonstran yang menentang pemerintah. Pasca-penangkapan Imamoglu, yang dianggap sebagai pesaing utama Presiden Recep Tayyip Erdogan, aksi protes meluas ke berbagai kota, termasuk Istanbul dan Izmir.

Pernyataan Imamoglu

Dalam pernyataan resmi setelah diinterogasi oleh kepolisian, Imamoglu membantah semua tuduhan terhadapnya. “Tuduhan tidak bermoral dan tidak berdasar ini bertujuan untuk merusak reputasi saya,” ujarnya. Ia juga menolak klaim tersebut sebagai laporan yang “direkayasa.”

Menurut surat kabar Turki Cumhuriyet, Imamoglu menjalani interogasi selama lima jam pada Sabtu atas dugaan kerja sama dengan Partai Pekerja Kurdistan (PKK). Sehari sebelumnya, ia juga diperiksa selama empat jam terkait dugaan korupsi. Imamoglu menepis semua tuduhan tersebut dalam kedua sesi interogasi.

Tindakan Kepolisian

Polisi Turki menggunakan meriam air untuk membubarkan pengunjuk rasa di beberapa titik demonstrasi. Sementara itu, koresponden Al-Mayadeen melaporkan bahwa Imamoglu telah dipindahkan ke pengadilan untuk diproses lebih lanjut terkait penerbitan surat perintah penangkapan.

Dalam perkembangan terkait, Dewan Pemilihan Umum Turki dikabarkan telah membatalkan keputusan CHP untuk menyelenggarakan pemilihan internal lebih awal. Sementara itu, Jaksa Agung Turki telah mengajukan tuntutan hukuman penjara terhadap Imamoglu, dengan keputusan pengadilan yang diperkirakan akan segera diumumkan.

Penindakan Demonstrasi di Ankara

Di ibu kota Ankara, aksi unjuk rasa yang mendukung Imamoglu terjadi di distrik Kızılay. Namun, kepolisian bertindak cepat untuk membubarkan massa.

Insiden Lain di Tengah Ketegangan

Dalam situasi yang semakin memanas, sekelompok massa dilaporkan membakar Kedutaan Besar Israel di Istanbul. Sementara itu, gerakan protes yang dipimpin mahasiswa juga merebak di berbagai provinsi, dengan tuntutan utama berupa pembebasan Imamoglu.

Di tengah meningkatnya ketegangan, jaringan media Al-Ahd Irak melaporkan bahwa Presiden Erdogan telah mengeluarkan perintah untuk menutup sejumlah jalan utama di Istanbul dan Ankara guna mengendalikan situasi.

Tags: