Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Bloomberg: Program Antariksa Iran Kian Kuat di Tengah Gelombang Sanksi AS

Bloomberg: Program Antariksa Iran Kian Kuat di Tengah Gelombang Sanksi

POROS PERLAWANAN – Kanal berita Bloomberg dalam analisisnya pada Kamis 17 April menyatakan bahwa berdasarkan bukti-bukti yang ada, program antariksa Iran mampu menjadi salah satu program antariksa paling maju di kawasan Asia Barat.

Diberitakan Fars, Bloomberg memberitakan bahwa di tengah gelombang sanksi AS, program antariksa Iran telah mengambil langkah-langkah penting.

Menurut Bloomberg, capaian-capaian ini meliputi peluncuran satelit dan pengembangan roket pengangkut satelit oleh Badan Antariksa Iran dan IRGC. Hal ini menunjukkan tekad serius Tehran untuk memperkuat kemampuan ilmiah dan pertahanannya di hadapan tekanan asing.

Media AS ini menyatakan, pelabuhan Chabahar di tenggara Iran, yang dikenal dengan “gunung-gunung Mars” lantaran pantai berkarang dan pegunungan tanpa pohonnya, tengah berubah menjadi sebuah pusat vital untuk proyek-proyek antariksa ambisius Iran.

Posisi geografis Chabahar yang terletak dekat khatulistiwa, memungkinkan pemanfaatan rotasi Bumi untuk meluncurkan roket-roket yang lebih bertenaga.

Kendati proyek ini tertunda setelah direncanakan untuk diresmikan di tahun 2024, Bloomberg mengutip dari Tehran Times bahwa diharapkan proyek ini dimulai tahun ini.

Menurut Bloomberg, AS berusaha, terutama di periode pertama kepresidenan Trump, untuk menghentikan program antariksa Iran dengan cara menjatuhkan berbagai sanksi.

Kendati demikian, Iran bisa melanjutkan kemajuannya dengan dana terbatas, namun terarah. Bloomberg melaporkan bahwa pada November tahun lalu, seorang pejabat senior Iran mengumumkan, Badan Antariksa Iran akan menerima dana sekitar 11 juta Dolar untuk mengembangkan sektor ini, meski ekonomi Iran tengah ditekan keras oleh sanksi-sanksi AS.

Penguatan hubungan dengan Rusia disebut Bloomberg sebagai salah satu faktor kunci dalam perkembangan program antariksa Iran.

Pada bulan Januari silam, lapor Bloomberg, Presiden Masoud Pezeshkian meneken sebuah kesepakatan kemitraan strategis dengan Presiden Vladimir Putin.

Bloomberg menyatakan, spesialisasi Rusia di bidang antariksa adalah salah satu referensi terpenting yang dimanfaatkan Iran. Kerja sama ini, terutama dalam hal digunakannya drone buatan Iran di perang Ukraina, berujung kepada pertukaran teknologi dan pengetahuan.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *