Loading

Ketik untuk mencari

Arab Saudi

Profesor Ilmu Politik Qatar: Kami Semua Tercengang dengan Hinaan ‘Kasar dan Vulgar’ Trump kepada Bin Salman

POROS PERLAWANAN – Seorang Profesor Ilmu Politik di Universitas Qatar, Ali al-Hayl menyebut pernyataan Presiden AS, Donald Trump mengenai Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammad bin Salman sebagai hal yang tidak dapat diterima.

Dikutip Fars dari Russia Today, saat menanggapi pertanyaan seorang jurnalis mengenai reaksi negara-negara Teluk terhadap pernyataan tersebut, al-Hayl mengatakan, “Donald Trump adalah presiden paling kontroversial dalam sejarah Amerika.”

“Pernyataan yang ia sampaikan mengenai Putra Mahkota Arab Saudi dianggap sebagai pernyataan politik yang sangat, sangat kosong; komentar yang aneh, vulgar, dan sangat tidak biasa. Tidak seorang pun seharusnya berbicara kepada sekutunya, atau mengenai sekutunya, dengan nada yang begitu kasar.”

Sebelum ini, di hadapan forum investasi Saudi di Miami, Donald Trump telah menyinggung Bin Salman dengan nada yang menghina. Dia mengatakan, “Dia tidak berpikir dia akan datang dan mencium pantatku (dengan kata lain: menjilatku). Dia benar-benar tidak percaya… dan sekarang dia harus memperlakukan aku dengan baik… Dia sebaiknya bersikap baik padaku, dia harus melakukannya.”

Profesor universitas di Qatar itu menekankan, “Kita semua merasa terkejut dengan bahasa yang tidak dapat diterima ini. Mungkin kata-kata ini memiliki konotasi yang berbeda di Amerika, tetapi dari sudut pandang kami, apa yang dia katakan sama sekali tidak dapat diterima.”

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *