Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Film Dokumenter Baru Iran Ungkap Sosok Misterius Komandan Hamas Muhammad Deif

POROS PERLAWANAN – Rumah Dokumenter Iran mengumumkan produksi film dokumenter «ضیف» “Deif”, yang mengangkat kehidupan salah satu tokoh paling misterius dalam sejarah perjuangan Palestina: Muhammad Diab al-Masri, atau Muhammad Deif, selaku Komandan Brigade Qassam. Dokumenter ini digarap oleh Mohsen Faezi dan diproduksi melalui riset empat tahun dengan akses langsung ke keluarga dan rekan-rekan terdekat Deif.

Direktur Rumah Dokumenter, Mustafa Shawqi mengatakan pada Kamis 27 November bahwa tujuan utama proyek ini adalah “mencari kristalisasi manusia Palestina dalam sosok Muhammad Deif”, seorang figur yang lebih dari 10 kali menjadi target pembunuhan Israel, kehilangan keluarga akibat serangan, dan hidup dalam persembunyian selama lebih dari 25 tahun.

Sosok Misterius dengan Satu Foto Resmi

Shawqi menjelaskan bahwa satu-satunya foto autentik Deif berasal dari masa kuliahnya di Universitas Gaza saat ia aktif dalam kegiatan teater. Foto-foto lain yang beredar tidak pernah terkonfirmasi keasliannya, sehingga dokumenter ini berusaha memetakan kehidupannya melalui kesaksian orang-orang yang pernah berinteraksi dengannya.

Tantangan Produksi dan Riset Selama Empat Tahun

Pembuatan dokumenter menghadapi banyak kendala, termasuk keterbatasan narasumber Iran yang dapat berbicara tentang topik tersebut. Tim akhirnya memilih fokus pada wawancara dengan warga Palestina, termasuk teman masa kecil, akademisi Universitas Gaza, anggota Hamas, dan orang-orang yang pernah mendampingi Deif.

Riset dimulai empat tahun lalu dengan memeriksa laporan berbagai media dan operasi militer. Sebelum Operasi “Badai Al-Aqsa”, tim berhasil merekam enam hingga tujuh wawancara penting di Gaza.

Perubahan Arah Setelah 7 Oktober

Setelah peristiwa 7 Oktober, proyek terhenti hampir satu tahun. Ketika dilanjutkan, fokus dokumenter berubah: bukan hanya biografi militer Deif, melainkan penelusuran gagasan, cita-cita, dan pertanyaan mendasar, “Siapakah orang Palestina?”, sebuah identitas yang, menurut pembuatnya, tecermin kuat dalam tokoh Deif.

Konfirmasi Kesyahidannya dan Akses ke Keluarga

Setelah Juru Bicara Brigade Qassam, Abu Ubaidah mengonfirmasi kesyahidannya melalui foto resmi, tim dokumenter kembali menghadapi fase sensitif. Namun hubungan yang terjalin dengan keluarga memungkinkan wawancara eksklusif dengan istri, anak-anak, dan ibunya, suatu hal yang belum pernah muncul sebelumnya.

Keluarganya menggambarkan Deif sebagai sosok yang hidup sepenuhnya untuk perjuangan Palestina. Putranya mengungkapkan bahwa meski berusia 14 tahun, ia hanya pernah bersama ayahnya selama dua tahun. Putrinya menyebut ayahnya “telah menjadi abadi bagi Palestina dan kini menjadi tamu Tuhan”.

“Tamu Gaza”: Makna Julukan Muhammad Deif

Shawqi menjelaskan bahwa nama “Deif” (tamu) diberikan warga Gaza karena ia selalu mencari perlindungan di rumah-rumah mereka. Julukan ini mencerminkan hubungan mendalam antara dirinya dan masyarakat yang menampungnya selama masa persembunyian panjangnya.

Dokumenter Bertema Palestina dengan Jangkauan Internasional

Shawqi menegaskan bahwa meskipun diproduksi oleh lembaga Iran, dokumenter ini dirancang untuk audiens Palestina dan dunia Arab, serta penonton internasional lainnya. “Deif” diajukan ke Festival Cinema Verite ke-19 sebagai karya yang mewakili dimensi global perjuangan Palestina.

Jika film tersebut tidak ditayangkan di Festival, Rumah Dokumenter akan mengumumkan jadwal pemutaran alternatif.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *