Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Gusar Permintaannya Ditolak, Trump Hardik NATO: Kalian Melakukan Kesalahan Bodoh, Kami Tak Membutuhkan Kalian

POROS PERLAWANAN — Trump menyebut, “Kita tidak lagi membutuhkan atau menginginkan bantuan negara-negara NATO. Kita juga tidak membutuhkan dukungan dari Jepang, Australia, atau Korea Selatan.”

Pernyataan tersebut seolah menegaskan posisi Amerika Serikat sebagai “negara terkuat di dunia” tanpa ketergantungan pada pihak lain.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump melontarkan kritik keras terhadap sekutu-sekutu Barat setelah penolakan mereka untuk terlibat dalam operasi militer terhadap Iran. Sikap ini menandai retaknya koordinasi militer di dalam aliansi Barat di tengah eskalasi Kawasan.

Mengutip Al Mayadeen pada Rabu 18 Maret, koordinasi militer antara Washington dan sekutu soal perang melawan Iran telah menemui jalan buntu. Pernyataan tersebut dipublikasikan melalui platform Truth Social.

Disebutkan, “Sebagian besar sekutu di Organisasi Pakta Atlantik Utara (NATO) telah secara resmi memberi tahu Washington tidak ingin terlibat dalam operasi militer melawan rezim di Iran”.

Penilaian lama terhadap NATO kembali disampaikan. “Saya selalu melihat NATO sebagai jalan satu arah. Amerika Serikat menghabiskan ratusan miliar Dolar setiap tahun untuk melindungi negara-negara yang tidak memberikan apa pun saat dibutuhkan”.

Kritik diperkuat dengan pernyataan tegas, “NATO melakukan kesalahan bodoh. Kita telah banyak membantu mereka dan menempatkan ribuan tentara di berbagai negara, namun mereka tidak ingin membantu kita. Ini aneh”.

Klaim tentang kemampuan Militer Iran kembali diulang. “Pasukan Amerika telah menghancurkan kemampuan Militer Iran, termasuk Angkatan Laut, Angkatan Udara, dan Sistem Pertahanan Udara”. Pernyataan tersebut juga menegaskan tidak ada ancaman di masa depan dari Teheran.

Pernyataan tersebut muncul di tengah laporan serangan rudal dan drone yang diluncurkan Iran ke arah Israel serta ke sejumlah pangkalan dan kepentingan Amerika Serikat di Kawasan.

Di sisi lain, sejumlah pejabat NATO menyampaikan keprihatinan atas langkah Washington. Konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran dinilai tidak termasuk kepentingan kolektif aliansi.

Pandangan serupa muncul dari beberapa negara, termasuk Prancis, Jerman, Inggris, Australia, Jepang, dan Korea Selatan, yang menolak keterlibatan langsung dalam operasi militer.

Penolakan tersebut muncul setelah tekanan dari Washington sekaitan dengan dukungan terhadap operasi militer. Situasi ini mencerminkan kesulitan Amerika Serikat dalam menggalang dukungan internasional serta meningkatnya kekhawatiran terhadap risiko eskalasi konflik yang lebih luas.

Ketegangan ini menunjukkan perbedaan tajam dalam menilai ancaman dan respons strategis di dalam kubu Barat. Kondisi tersebut membuka potensi pergeseran struktur aliansi Barat dalam menghadapi konflik global ke depan.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *