Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Hamas: Israel adalah Pihak Pertama yang Harus Menanggung Sepenuhnya Biaya Rekonstruksi Gaza

Hamas: Israel Harus Tanggung Biaya Rekonstruksi Gaza

POROS PERLAWANAN – Anggota Kantor Politik dan Ketua Kantor Hubungan Internasional Hamas, Musa Abu Marzouk menyatakan, “Ada resolusi dari Dewan Keamanan yang menekankan rekonstruksi Gaza. Kami yakin bahwa Rezim Pendudukan adalah pihak pertama yang bertanggung jawab atas kerusakan di Gaza dan harus sepenuhnya menanggung biaya rekonstruksi Gaza.”

“Kami berharap proses rekonstruksi ini akan menjadi intervensi segera, yang mencakup semua sektor, terutama infrastruktur, sektor kesehatan, jalan, pembangkit listrik, dan jaringan air,” imbuhnya dalam wawancara dengan Sputnik, Fars memberitakan.

“Kami tidak menentang pihak mana pun yang bersedia berpartisipasi dalam upaya rekonstruksi. Pengalaman sebelumnya menunjukkan bahwa kami tidak menentang upaya rekonstruksi. Setiap pihak dapat membentuk tim kerja dan beroperasi secara mandiri di Gaza, asalkan kerja mereka terkoordinasi dan terpadu.“

”Peran otoritas administratif di Gaza adalah untuk mengkoordinasikan upaya dalam menjamin tindakan terpadu. Sementara Hamas tetap menjadi penjamin dan pendukung dalam menyediakan sumber daya dan pengawasan atas pelaksanaan proyek-proyek jika diperlukan.”

“Setiap bangsa yang dijajah berhak untuk melawan penjajahan dengan semua alat yang tersedia. Oleh karena itu, perlawanan bersenjata adalah hak sah rakyat Palestina.”

“Senjata yang dimiliki oleh Perlawanan tidak berarti apa-apa dalam perimbangan militer. Kekuatan kami terletak pada pejuang-pejuang tangguh yang telah berhadapan dengan tank dan pesawat tempur Amerika.”

Sehubungan dengan posisi Hamas terkait proposal penempatan pasukan internasional atau Arab di Gaza untuk memastikan pelaksanaan gencatan senjata, Abu Marzouk mengatakan,«Kita harus menyadari bahwa kami adalah pihak yang menjadi sasaran genosida oleh kekuatan nuklir. Usulan pasukan untuk melindungi rakyat kami akan lebih efektif, bukan seperti yang diusulkan oleh mantan PM Inggris, Tony Blair.”

“Ada perbedaan antara pasukan penjaga perdamaian internasional dan pasukan internasional untuk menyelesaikan misi <iliter Israel. Oleh karena itu, kami akan mendengarkan detail proposal-proposal tersebut dan mendukung setiap opsi yang melindungi rakyat kami.”

“Bagaimanapun juga, kami sebagai rakyat Palestina mampu menjaga keamanan. Sejak hari pertama kesepakatan, pasukan keamanan di Jalur Gaza telah berusaha untuk menindak mereka yang memicu kerusuhan. Mereka berhasil mempertahankan keamanan di Jalur Gaza. Namun, penyebab utama ketidakstabilan di Jalur Gaza adalah tentara Israel. Penarikan penuh mereka dari Jalur Gaza akan menjadi langkah paling penting untuk menstabilkan Jalur Gaza dan menjaga keamanan di sana.”

Tags: