Loading

Ketik untuk mencari

Lebanon

Hizbullah Konsisten Dukung Hariri Saat PM Lebanon itu Dirintangi Sekutu Regionalnya Sendiri

POROS PERLAWANAN – Dilansir Fars, setelah berlalunya 6 bulan sejak diangkat sebagai PM Lebanon, Saad Hariri masih belum berhasil membentuk Kabinet. Forum-forum di Lebanon memandang bahwa justru para sekutu regional Hariri yang menjadi kendala utama.

Harian Elnashra melaporkan, siapa pun yang mendengar ucapan para diplomat Arab di lorong-lorong Istana Kepresidenan tidak akan percaya bahwa negara-negara Arab menghendaki Hariri sebagai PM Lebanon. Seorang Dubes dari salah satu negara penting di Kawasan secara terbuka berkata kepada pejabat Lebanon, bahwa negaranya tidak mendukung Hariri. Namun saat ini tidak memiliki alternatif selain dirinya.

Elnashra menilai, ini adalah intisari dari sikap negara-negara Arab di hadapan Hariri. Menariknya, Hizbullah dan Amal justru mendukung Hariri melebihi kawan-kawannya sendiri.

Seorang sumber yang berafiliasi kepada dua kelompok Syiah ini mengatakan kepada Elnashra, ”Kita berurusan dengan realita. Hariri adalah PM yang ditugaskan membentuk Kabinet. Kami memahami kondisi sulit yang dihadapinya. Meski ia sendiri secara jelas mencari-cari kendala dalam membentuk Kabinet.”

Hizbullah dan Amal masih memberikan dukungan kepada Hariri dan tidak memikirkan alternatif lain. Para pejabat Arab, yang secara lahiriah adalah sekutu Hariri, pernah meminta dari Otoritas Lebanon untuk mencari tahu pendapat Hizbullah dan Amal soal opsi selain Hariri. Namun Sayyid Hasan Nasrallah dan Nabih Berri jelas-jelas mendukung Hariri.

Berdasarkan laporan ini, selama belum ada kesepakatan regional dan internasional, pembentukan Kabinet Lebanon tidak akan rampung.

Di sisi lain, sejumlah sumber mengatakan kepada harian al-Binaa, bahwa krisis pemerintahan (dan pembentukan Kabinet) sangat rumit, dan pihak asing adalah kendala utamanya.

“Kendala utama adalah penolakan Saudi terhadap jabatan Hariri sebagai PM. Sebab itu, Hariri khawatir bahwa jika ia mengumumkan pembentukan Kabinet baru, insiden ledakan akan terjadi kembali dan dia akan dinyatakan bertanggung atas itu”, tulis al-Binaa.

Tags:

Fatal error: Allowed memory size of 134217728 bytes exhausted (tried to allocate 4096 bytes) in /www/wwwroot/porosperlawanan.com/public_html/wp-includes/wp-db.php on line 2135