Loading

Ketik untuk mencari

Oseania & Asia Palestina

Hotel di Jepang Tolak Terima para Turis Israel

Hotel di Jepang Tolak Terima para Turis Israel

POROS PERLAWANAN – Media-media lokal Jepang melaporkan bahwa sebuah hotel di Prefektur Nagano telah menolak pemesanan kamar untuk sebuah biro perjalanan Israel. Keputusan ini diambil sebagai protes terhadap tindakan militer Israel terhadap rakyat Palestina.

Dikutip Fars dari surat kabar Yomiuri Shimbun pada Rabu 17 Desember, manajemen hotel secara eksplisit menyatakan bahwa selama negosiasi dengan biro perjalanan, mereka tidak akan memberikan layanan kepada biro tersebut karena “ketidaksukaan terhadap tindakan yang diambil terhadap rakyat Palestina”.

Langkah tersebut memicu reaksi keras dari Kedutaan Besar Israel di Jepang. Pada 21 Oktober silam, Kedutaan Israel mengirim surat protes kepada Pemerintah Prefektur Nagano dan meminta penyelidikan atas masalah tersebut.

Ini bukan kali pertama hotel-hotel Jepang memberlakukan pembatasan terhadap para pemukim wilayah Palestina yang diduduki, yang merupakan respons terhadap perang di Gaza.

Awal tahun ini, sebuah hotel di Kyoto meminta seorang turis Israel untuk menandatangani dan mengonfirmasi pernyataan bahwa dia tidak melakukan “kejahatan perang” selama dinas militer mereka agar bisa diterima masuk ke hotel tersebut.

Protes sipil ini terjadi di tengah serangan Israel terhadap Jalur Gaza sejak Oktober 2023, yang hingga kini telah menewaskan lebih dari 70.000 orang. Sebagian besar di antara mereka adalah perempuan dan anak-anak.

Menurut laporan, lebih dari 171.000 orang juga terluka di Jalur Gaza, dan sebagian besar infrastruktur Gaza telah hancur lebur.

Banyak kelompok hak asasi manusia menggambarkan tindakan Israel sebagai setara dengan “genosida: dan “kejahatan perang.” Tindakan-tindakan Israel ini telah menyebabkan isolasi yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi rezim Zionis di dunia.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *