Irak Peringatkan Potensi Bahaya Reorganisasi ISIS Usai Keruntuhan Militer Suriah
POROS PERLAWANAN – Menteri Luar Negeri Irak, Fuad Hussein memperingatkan bahwa kelompok teroris Takfiri ISIS sedang merestrukturisasi kekuatan mereka setelah runtuhnya Militer Suriah dan berhasil menguasai persenjataan dalam jumlah besar.
Dalam laporan yang disampaikan pada Kamis malam 19 Desember, Fuad Hussein menyatakan bahwa situasi ini menimbulkan ancaman serius bagi keamanan regional, khususnya di Suriah dan Irak. Hal ini diungkapkannya dalam percakapan telepon dengan Menteri Negara Inggris untuk Urusan Timur Tengah dan Afrika Utara, Hamish Cowell.
Menurut Fuad Hussein, setelah kekacauan yang terjadi akibat runtuhnya Militer Suriah, gudang-gudang senjata yang ditinggalkan telah memberikan peluang bagi ISIS untuk memperoleh persenjataan dalam jumlah besar. Hal ini memungkinkan kelompok tersebut untuk memperluas kendali atas wilayah-wilayah strategis.
Selain itu, ia menyoroti risiko besar dari kemungkinan pelarian tahanan ISIS dari penjara-penjara, serta memburuknya kondisi di kamp Al-Hol yang dapat berdampak pada stabilitas keamanan di Suriah dan Irak.
Fuad Hussein juga menekankan pentingnya membangun proses politik di Suriah yang melibatkan seluruh kelompok masyarakat, serta memberikan bantuan internasional yang berkelanjutan bagi rakyat Suriah.
Hamish Cowell, dalam percakapannya, mengapresiasi hasil pertemuan di Aqaba, Yordania, yang melibatkan Inggris. Ia menegaskan perlunya melanjutkan pertemuan tersebut untuk memantau situasi di Suriah dan menindaklanjuti perkembangannya.
Cowell juga mengungkapkan kekhawatiran Inggris terkait potensi konflik bersenjata antara kelompok-kelompok bersenjata tertentu dengan Pasukan Demokratik Suriah (SDF). Ia menegaskan bahwa Suriah tidak dapat menanggung lebih banyak konflik internal di tengah situasi yang sudah memprihatinkan.
Laporan ini menyoroti urgensi tindakan kolektif dari komunitas internasional untuk menangani ancaman yang ditimbulkan oleh ISIS dan menstabilkan kawasan yang terdampak konflik.
