Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Iran Geram, Nilai Prancis ‘Campuri Urusan Dalam Negeri Lewat Festival Cannes’

Iran Geram, Nilai Prancis ‘Campuri Urusan Dalam Negeri Lewat Festival Cannes’

POROS PERLAWANAN – Dilansir Press TV, ketegangan diplomatik kembali mencuat antara Iran dan Prancis menyusul pernyataan kontroversial Menteri Luar Negeri Digital Prancis, Jean-Noël Barrot yang dinilai mencampuri urusan dalam negeri Iran. Pernyataan tersebut disampaikan setelah film “Iran It Was Just an Accident” karya Jafar Panahi meraih penghargaan tertinggi, Palme d’Or, dalam Festival Film Cannes 2025.

Menanggapi pernyataan itu, Kementerian Luar Negeri Iran pada Minggu 18 Mei memanggil kuasa usaha Prancis di Teheran untuk menyampaikan protes resmi. Kepala Departemen Kedua untuk Urusan Eropa Barat, Mohammad Tanhaei memimpin pertemuan tersebut dan menyebut pernyataan Menteri Prancis sebagai bentuk “campur tangan terang-terangan dalam urusan internal Iran”.

Tanhaei mengecam komentar Barrot sebagai tindakan tidak bertanggung jawab dan provokatif, dan meminta Pemerintah Prancis memberikan klarifikasi resmi atas sikap menterinya. Ia juga menuding Prancis telah mempolitisasi perhelatan budaya dunia demi kepentingan politik luar negeri mereka terhadap Iran.

Tanhaei menambahkan bahwa Prancis, yang disebutnya sebagai salah satu pendukung utama rezim Zionis Israel, tidak memiliki posisi moral untuk mengkritik negara lain dalam isu hak asasi manusia. Ia menegaskan bahwa Prancis justru ikut bertanggung jawab atas pelanggaran hak kemanusiaan yang terus terjadi di Palestina.

Komentar Barrot yang memicu kontroversi itu diunggah lewat akun X resminya, dalam bahasa Prancis. Ia menyebut bahwa film pemenang Cannes tersebut menjadi simbol harapan “bagi para pejuang kebebasan di seluruh dunia”. Ucapan tersebut dianggap oleh Teheran sebagai upaya menyulut sentimen anti-Pemerintah dan menunggangi pencapaian budaya Iran untuk tujuan politik.

Sebagai tanggapan, diplomat Prancis yang hadir dalam pemanggilan tersebut menyatakan bahwa ia akan segera menyampaikan nota protes Pemerintah Iran kepada Paris.

Film “It Was Just an Accident” sendiri merupakan karya terbaru sutradara senior Iran, Jafar Panahi, yang telah lama dikenal lewat karya-karya kritisnya. Kemenangan film tersebut di Cannes memunculkan beragam reaksi, baik di dalam negeri Iran maupun di kalangan internasional.

Insiden ini menambah daftar panjang ketegangan antara Iran dan negara-negara Eropa terkait isu hak asasi manusia, kebebasan berekspresi, dan tekanan politik terhadap seniman Iran di luar negeri.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *