Loading

Ketik untuk mencari

Lebanon

Israel Bakal Dikejutkan Jika Hizbullah Lakukan Perang Gerilya

Israel Bakal Dikejutkan Jika Hizbullah Lakukan Perang Gerilya

POROS PERLAWANAN– Analis Arab, Samir Karaki menyatakan bahwa sejauh ini, Perlawanan Lebanon belum masuk ke tahap perang gerilya dan hanya masih menggunakan rudal serta drone. Namun jika sudah melakukan perang gerilya, Israel akan mendapat kejutan.

“Benyamin Netanyahu mustahil bisa menghancurkan Hizbullah lantaran kemampuan yang dimiliki kelompok ini,” kata Karaki saat diwawancarai dalam program al-Ayn al-Israiliyah, al-Alam melaporkan.

“Israel menyangka bisa memaksa para pejuang Perlawanan menyerah setelah teror pager dan gugurnya Sayyid Hasan Nasrallah beserta para komandan Perlawanan. Namun sebaliknya, hal ini justru berubah menjadi motivasi Perlawanan untuk memperluas operasinya, sehingga membuat musuh terkejut.”

“Setelah kejadian ini (teror pager dan Sekjen Hizbullah), para pejuang Perlawanan menciptakan kisah epik langka dalam sejarah, hingga membuat 4 hingga 5 brigade Militer Israel dan Pasukan Cadangan tidak bisa memasuki desa-desa di garis depan.”

“Perlawanan masih belum masuk ke fase perang gerilya. Hingga sekarang, Perlawanan masih menggunakan drone dan rudal. Namun jika sudah melakukan perang semacam ini, Musuh Zionis akan dibuat terkejut lebih dari sebelumnya.”

Menteri Perang Israel, Yoav Gallant mengeklaim bahwa Hizbullah telah kehilangan 80 persen kekuatan rudalnya. Namun jurnalis Radio Militer Israel menyatakan, Hizbullah mampu menghujani Rezim Zionis dengan rudal hingga satu tahun ke depan.

Radio Militer Israel melaporkan, jika Hizbullah tiap hari bisa meluncurkan 100 rudal ke arah Rezim Zionis, berarti mereka juga bisa menargetkan Israel selama setahun penuh dengan serangan rudal.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *