Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Israel Gagal Hancurkan Jaringan Terowongan Hamas

Israel Gagal Hancurkan Jaringan Terowongan Hamas

POROS PERLAWANAN – Dilansir Fars, 5 perwira Tentara Israel mengakui kegagalan proyek Tel Aviv untuk menghancurkan jaringan terowongan Hamas dalam Perang Pedang al-Quds.

Dalam wawancara dengan Kanal 12 Israel, mereka mengungkap muslihat untuk memancing pejuang Hamas keluar dari terowongan. Caranya, Israel menebar isu serangan darat ke Gaza, dengan harapan para pejuang Izzuddin al-Qassam terpancing keluar sehingga terowongan-terowongan Hamas terlacak.

Namun kenyataannya, Israel hanya bisa menghancurkan sedikit terowongan Hamas, juga hanya sebagian kecil pejuang Hamas yang gugur.

Pengakuan ini penting karena diutarakan oleh para perwira intelijen Tentara Israel. Dalam wawancara ini, mereka menyatakan bahwa para petinggi Hamas akan lebih sulit diburu dalam perang mendatang. Dalam pandangan Israel, Hamas juga telah berubah menjadi musuh yang lebih maju.

Yahya al-Sinwar menyatakan, Tentara Israel dalam Perang 11 Hari lalu hanya bisa menghancurkan 3 persen terowongan Gaza.

Menurutnya, Israel berusaha membunuh lebih dari 10 ribu pejuang Palestina dan mengembalikan Gaza 11 tahun ke belakang. Namun hasilnya nihil.

Laporan-laporan menyebutkan, sayap militer Hamas menganggarkan puluhan juta dolar untuk memperluas jaringan terowongannya, yang dijuluki Israel dengan “Metro Hamas”. Alih-alih digunakan untuk melancarkan aksi ofensif, terowongan-terowongan ini dijadikan pangkalan peluncuran rudal.

Jaringan terowongan ini telah menjadi sebuah kota kecil bawah tanah, yang dilengkapi infrastruktur listrik, WC, kamar mandi, dan ruang-ruang istirahat.

Poros Perlawanan Palestina untuk pertama kalinya menggunakan terowongan sebagai taktik baru menghadapi Israel pada Intifada II di tahun 2000. Terowongan-terowongan ini berperan dalam hengkangnya Israel dari Gaza di tahun 2005.

Para pejuang Palestina melancarkan operasi militer dalam rentang waktu 2001-2004 ke basis-basis Israel. Berkat terowongan ini pula Hamas sukses menawan Gilad Shalit di tahun 2006.

Tags: