Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Jerusalem Post: Yaman Temukan Kelemahan Pertahanan Israel

POROS PERLAWANAN – Media Israel menyoroti kelemahan sistem pertahanan udara mereka setelah serangan pesawat nirawak Yaman terhadap pelabuhan Eilat pada Rabu 24 September. Serangan dengan dua drone itu, menurut sumber Israel, menyebabkan lebih dari 50 orang terluka.

Menurut laporan Tasnim News Agency pada Kamis 25 September, media berbahasa Ibrani memberikan reaksi luas atas operasi tersebut. The Jerusalem Post menulis: “Yaman terus mengeksplorasi kerentanan Israel. Dampaknya sangat berkelanjutan, dahsyat, dan pada akhirnya mematikan”.

Surat kabar itu menekankan bahwa drone Yaman, yang jauh lebih murah dibanding rudal, mampu menimbulkan kerusakan signifikan. Artikel tersebut juga menyoroti bahwa perang yang berkepanjangan membuat ancaman terhadap Israel semakin beragam, sementara sistem pertahanan udara mereka gagal menutup celah yang terus dieksploitasi.

Media Israel itu bahkan menambahkan: “Rakyat Yaman tidak dapat dihalangi, dan solusi sebenarnya adalah mengakhiri perang”.

Dalam artikelnya, Jerusalem Post juga menyindir Menteri Pertahanan Yisrael Katz, dengan menulis bahwa setiap cuitan ancamannya justru menunjukkan ketidakberdayaan Israel.

Sementara itu, Channel 12 Israel melaporkan Militer tengah menyelidiki penyebab kegagalan mencegat drone Yaman di atas Eilat. Mereka menduga pesawat nirawak tipe Samad-3 berhasil menipu radar pertahanan udara.

Hal senada juga diberitakan Times of Israel, yang mengutip bahwa tentara Israel menembakkan sedikitnya dua rudal pertahanan ke arah drone tersebut, namun gagal menghancurkannya.

Tags: