Jihad Islam: Demi Capai Kesepakatan, Tanggapan Akhir Hamas atas Proposal Gencatan Senjata Disiapkan secara Kolektif dan Bertanggung Jawab
POROS PERLAWANAN — Gerakan Jihad Islam Palestina menyatakan bahwa pihaknya telah diajak berkonsultasi oleh Hamas sebelum Kelompok Perlawanan tersebut memberikan tanggapan resmi terhadap proposal gencatan senjata yang diajukan para mediator internasional. Jihad Islam juga menegaskan bahwa tanggapan akhir disusun secara kolektif dan dengan penuh tanggung jawab.
Dikutip dari Kantor Berita Tasnim pada Sabtu 5 Juli, juru bicara Jihad Islam menyampaikan bahwa koordinasi erat antarfaksi Perlawanan terus berlangsung dalam proses negosiasi, khususnya dalam menanggapi kerangka kerja gencatan senjata terbaru.
“Kami telah menunjukkan fleksibilitas dalam jalur menuju kesepakatan dan memiliki keinginan tulus untuk mencapainya,” ujar juru bicara itu kepada Pusat Informasi Palestina.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Gerakan Jihad Islam telah menyampaikan sejumlah poin teknis terkait implementasi usulan para mediator, serta menuntut adanya jaminan internasional yang kuat guna mencegah dimulainya kembali agresi Israel setelah fase pertukaran tahanan berlangsung.
Pernyataan ini menegaskan bahwa kesatuan posisi antara Hamas dan Jihad Islam menjadi faktor penting dalam memperkuat posisi tawar Palestina di meja negosiasi, serta menyoroti tuntutan utama faksi Perlawanan: penghentian agresi secara permanen dan perlindungan nyata bagi rakyat Gaza pascaperjanjian.
