Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Kabul Ajak Teheran Gelar Dialog Bersama Bahas Nasib Pengungsi Afghanistan

POROS PERLAWANAN – Pemerintah Taliban menyerukan dialog bersama dengan Iran untuk membahas kondisi jutaan migran Afghanistan yang tinggal di negara tersebut. Seruan ini disampaikan dalam pertemuan antara Menteri Pelaksana Urusan Pengungsi dan Repatriasi Afghanistan, Mawlawi Abdul Kabir, dengan Direktur Jenderal Asia Selatan Kementerian Luar Negeri Iran, Mohammad Reza Bahrami, di Kabul, pada Sabtu 6 April.

Abdul Kabir mengapresiasi keramahtamahan Iran terhadap warga Afghanistan selama beberapa dekade dan menekankan pentingnya kelanjutan sikap welas asih berdasarkan nilai-nilai Islam dalam penanganan migran. Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya tengah menyiapkan program pemulangan sukarela serta pembangunan 46 kompleks permukiman untuk menampung para pengungsi yang kembali.

Menanggapi hal itu, Bahrami mengakui keberadaan jutaan warga Afghanistan di Iran, sebagian besar tanpa dokumen resmi. Ia menilai kerja sama yang lebih erat antara kedua negara sangat dibutuhkan guna mengatasi berbagai tantangan. Bahrami juga mengundang Abdul Kabir untuk melakukan kunjungan resmi ke Teheran.

Iran selama ini menjadi salah satu negara dengan populasi pengungsi terbesar di dunia, sebagian besar berasal dari Afghanistan. Saat ini, terdapat lebih dari 800 ribu pengungsi terdaftar dan sekitar 2,6 juta warga Afghanistan tanpa dokumen yang tinggal di Iran.

Lebih dari 500 ribu anak-anak Afghanistan, termasuk yang tidak berdokumen, memperoleh akses pendidikan berkat kebijakan inklusif Iran yang disebut sebagai salah satu yang paling progresif secara global.

Namun, seorang pejabat dari Organisasi Nasional untuk Migrasi Iran, Nader Yar-Ahmadi memperingatkan bahwa jika komunitas internasional tidak turut berbagi tanggung jawab dalam menangani krisis pengungsi, Iran kemungkinan akan meninjau ulang kebijakan imigrasinya.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *