Loading

Ketik untuk mencari

Suriah

Kelompok Teroris HTS Rebut Kota Afrin di Aleppo Suriah

POROS PERLAWANAN – Dilansir Press TV, pertempuran sengit di antara kelompok-kelompok militan Takfiri yang disponsori asing di bagian barat laut Suriah memberikan kesempatan kepada teroris Hay’at Tahrir al-Sham (HTS) untuk merebut kendali atas kota Afrin yang didominasi Kurdi di provinsi Aleppo.

Pada Kamis, anggota HTS mendorong konvoi bersenjata berat ke Afrin dan pedesaan sekitarnya, dan mereka sekarang dilaporkan menuju kota Azaz, yang terletak 32 kilometer (sekitar 20 mil) barat laut Aleppo.

Sumber-sumber lokal mengatakan bahwa setidaknya selusin gerilyawan tewas sejak pekan lalu, ketika regu pembunuh yang berafiliasi dengan Divisi Hamzah dari Tentara Nasional Suriah (SNA) yang didukung Turki menembak mati Muhammad Abdul Latif, seorang aktivis terkemuka yang juga dikenal sebagai Abo Ghanoum.

Pembunuhan Abo Ghanoum kemudian membuat marah penduduk kota al-Bab, tempat dia tinggal dan meninggal. Perkembangan terakhir mendorong penduduk setempat untuk menuntut pembubaran Divisi Hamzah.

“Divisi Hamzah adalah sekelompok pejuang terlantar dari Aleppo yang menikmati dukungan intelijen dan militer Turki, dan menerima dukungan khusus dari para ahli Turki untuk mengembangkan kendaraan lapis baja lokal yang mirip dengan milik Turki,” kata seorang sumber yang tidak mau disebutkan namanya.

Secara lokal, Divisi Hamzah dijuluki “anak manja Turki”.

HTS, sejauh ini merupakan kelompok militan terkuat yang tersisa di Aleppo, bersekutu dengan mantan musuh termasuk Divisi Hamzah, Divisi Sultan Suleiman Shah, Ahrar al-Sham dan sisa-sisa Gerakan Nour al-Din al-Zenki, semua pasukan teror yang berafiliasi dengan apa yang disebut Tentara Nasional Suriah.

Afrin telah berada di bawah kendali Turki dan kelompok militan sekutunya sejak 2018, menyusul operasi militer yang didukungnya.

Sejak itu, Afrin dan desa-desa sekitarnya telah menjadi lokasi serangan terhadap target yang didukung Turki.