Komandan AL IRGC: Bangsa Iran Akan Tetap Jadi ‘Benteng Kokoh’ Melawan Hasutan Musuh
POROS PERLAWANAN — Komandan Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Laksamana Muda Alireza Tangsiri menyatakan bahwa bangsa Iran akan terus menjadi “benteng yang kokoh” menghadapi hasutan, intrik, dan konspirasi musuh. Ia menilai kekuatan itu bertumpu pada kecerdasan, keyakinan, dan empati.
Kantor Berita Mehr melaporkan pada Minggu 1 Februari, pernyataan tersebut disampaikan Tangsiri dalam pesan peringatan Hari Raya Allah bertepatan dengan “10 Subuh” serta peringatan Kemenangan Revolusi Islam dalam rangka Dekade Fajr.
Dalam pesannya, Tangsiri menyebut Dekade Fajr sebagai pengingat masa ketika bangsa Iran, menurutnya, dengan iman, kemauan, dan persatuan yang patut dicontoh, menggulingkan penindasan dan tirani serta menyalakan fajar kebebasan dan kemerdekaan. Ia juga menghidupkan kembali kenangan terhadap Imam Khomeini dan para syuhada Revolusi Islam yang disebut telah mengorbankan nyawa demi membuka jalan kehormatan, keadilan, dan otoritas nasional dalam sejarah.
Tangsiri menilai Revolusi Islam sebagai titik balik dalam sejarah Iran dan “Dahe Fajr” bagi kebangkitan bangsa-bangsa tertindas di dunia. Ia menyebut hari-hari peringatan itu tidak hanya menjadi manifestasi iman kepada Tuhan dan kepercayaan kepada rakyat, tetapi juga mengingatkan kemenangan pola pikir “Kita Bisa” di tengah konspirasi dan tekanan dari pihak asing.
Pada bagian berikutnya, Tangsiri menyinggung kondisi saat ini ketika “musuh-musuh bangsa” disebut berupaya mengurangi harapan dan kepercayaan masyarakat melalui “perang gabungan” serta “propaganda beracun”. Dalam konteks tersebut, ia menekankan kewajiban setiap orang untuk lebih dari sebelumnya menjaga persatuan, wawasan, dan kehadiran yang sadar di panggung sejarah.
Ia kemudian menegaskan keyakinannya bahwa bangsa Iran, dengan mengandalkan kecerdasan, keyakinan, dan empati, akan tetap menjadi benteng kuat melawan hasutan dan konspirasi musuh. Tangsiri juga menyatakan bangsa Iran akan terus mengibarkan panji kebanggaan Revolusi Islam hingga kemunculan “Penyelamat Umat Manusia”, Imam Mahdi (a.f.s).
Dalam penutup pesannya, Tangsiri menyampaikan ucapan selamat atas hari-hari raya Sya’baniyah serta kelahiran Hazrat Vali-e-Asr (a.s.). Ia juga memperingati wafatnya pendiri Revolusi Islam, Imam Khomeini, serta para syuhada Revolusi Islam.
Tangsiri turut menyampaikan ucapan selamat dan penghargaan kepada Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Iran, serta kepada para kolega dan rekan kerja, atas datangnya hari-hari Subuh yang penuh berkah dan peringatan Kemenangan Revolusi Islam. Ia menutup pesan dengan doa agar kehormatan dan kebanggaan “Iran Islam” terus berlanjut serta kesuksesan bagi semua pihak.
Pesan tersebut ditandatangani Laksamana Muda Alireza Tangsiri selaku Komandan Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam.
