Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Komandan Angkatan Laut IRGC Alireza Tangsiri Gugur Akibat Luka Serangan AS-Israel

POROS PERLAWANAN — Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan Komandan Angkatan Laut IRGC, Laksamana Muda Alireza Tangsiri gugur syahid setelah mengalami luka-luka dalam agresi militer Amerika Serikat dan Israel.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada Senin 30 Maret, IRGC menyebut Tangsiri terluka saat menjalankan operasi militer yang menyebabkan kerusakan besar pada fasilitas dan infrastruktur musuh, sekaligus menjatuhkan satu jet tempur Amerika.

Menurut Press TV, Tangsiri saat itu sedang mengatur dan memperkuat posisi pertahanan di sejumlah pulau dan kawasan pesisir Iran ketika menerima luka fatal.

IRGC menggambarkan Tangsiri sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah Militer Iran. Dalam pernyataan tersebut, Korps elite Iran itu menegaskan gugurnya Tangsiri tidak akan menghentikan operasi militer yang sedang berlangsung.

IRGC juga memuji kinerja Angkatan Lautnya dalam beberapa hari terakhir, dengan menyebut pasukan tersebut tetap menunjukkan “komando yang tegas dan manajemen yang menentukan”.

Selain itu, IRGC menyinggung rekam jejak konfrontasi militernya dengan pasukan asing, termasuk pertempuran dalam perang Iran-Irak, penawanan personel Angkatan Laut asing, serta bentrokan di Selat Hormuz.

Dalam salah satu bagian pernyataan, IRGC menyebut semangat Tangsiri tetap hidup di tubuh pasukannya.

“Setiap pejuang IRGC adalah seorang Tangsiri dalam semangatnya.”

IRGC juga menyampaikan belasungkawa kepada Pemimpin Revolusi Islam, Ayatullah Sayyid Mujtaba Khamenei, rakyat Iran, serta jajaran Angkatan Laut negara itu.

Di akhir pernyataan, IRGC menegaskan komitmennya untuk melanjutkan operasi militer “sampai kekalahan total musuh dan tercapainya pembebasan al-Quds”.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *