Loading

Ketik untuk mencari

Eropa

Konsekuensi Restu AS, Serangan ke Rusia dan Jelang Ajal Kekuasaan Zelensky

POROS PERLAWANAN – Langkah terbaru Amerika Serikat yang memberikan izin kepada Ukraina untuk menggunakan senjata buatan AS dalam menyerang wilayah Rusia telah memicu peringatan serius dari berbagai pihak. Seorang jurnalis Amerika menyatakan bahwa kebijakan ini akan membawa akhir bagi Pemerintahan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky.

Peringatan Jurnalis Amerika

Menurut laporan Kantor Berita Farsnews pada Senin 18 November, seorang jurnalis Amerika memperingatkan bahwa nasib Zelensky semakin mendekati akhirnya. Ia menegaskan, “Dunianya akan segera runtuh, seperti yang pada akhirnya terjadi pada semua boneka panggung Amerika Serikat lainnya.” Pernyataan ini merujuk pada rencana Kyiv untuk menyerang Rusia menggunakan rudal Amerika.

Persetujuan Kontroversial AS

Harian The New York Times melaporkan pada Minggu malam bahwa Presiden AS, Joe Biden telah memberikan izin kepada Ukraina untuk meluncurkan serangan ke wilayah Rusia menggunakan senjata buatan AS. Langkah ini, yang dikonfirmasi oleh sejumlah pejabat anonim, merupakan kali pertama Pemerintahan Biden memberikan lampu hijau untuk penggunaan rudal jarak jauh oleh Ukraina.

Jackson Hinkle, seorang jurnalis Amerika, melalui media sosial X pada Senin, menyatakan bahwa keputusan ini akan menjadi bumerang bagi Ukraina. Ia menyebut tindakan tersebut akan menandai akhir dari Volodymyr Zelensky dan menggambarkannya sebagai “seorang yang sudah dianggap mati”.

Senjata ATACMS dan Dukungan Sekutu Barat

Pejabat Pemerintah AS yang dikutip oleh The New York Times juga menyebutkan bahwa serangan pertama Ukraina ke wilayah Rusia kemungkinan besar akan menggunakan rudal jarak jauh ATACMS. Tidak hanya Amerika Serikat, Prancis dan Inggris juga telah memberikan izin kepada Ukraina untuk menggunakan senjata jarak jauh mereka dalam serangan ke Rusia.

Ancaman Balasan dari Moskow

Moskow bereaksi keras terhadap perkembangan ini. Pihak Rusia memperingatkan bahwa kebijakan yang diambil oleh Barat, termasuk persetujuan penggunaan senjata jarak jauh, dapat membuat Pemerintah Ukraina kehilangan kontrol sepenuhnya atas sisa-sisa wilayah yang masih berada di bawah kendalinya.

Dinamika yang Memanas

Langkah Barat ini menandai eskalasi baru dalam konflik yang telah berlangsung sejak 2022. Sementara dukungan militer terhadap Ukraina terus meningkat, dampaknya terhadap stabilitas Pemerintahan Zelensky dan masa depan Ukraina menjadi pertanyaan besar.

Dengan peringatan dari jurnalis Amerika dan ancaman dari Rusia, keputusan ini tampaknya bukan sekadar langkah strategis, melainkan juga perjudian besar yang dapat membawa konsekuensi geopolitik yang serius.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *