Korps Angkatan Darat IRGC: Kesyahidan Muhammad Afif Memperkokoh Tekad Perlawanan
POROS PERLAWANAN – Korps Angkatan Darat Pasukan Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) menegaskan bahwa kesyahidan Kepala Hubungan Media Hizbullah Lebanon, Muhammad Afif, tidak akan menghentikan perjuangan Perlawanan terhadap kejahatan rezim Zionis.
Dalam sebuah pernyataan resmi yang dirilis pada Selasa 19 November, menyusul pembunuhan Muhammad Afif oleh rezim Zionis dan sekutunya, Korps Angkatan Darat IRGC menyampaikan belasungkawa atas gugurnya seorang pejuang media yang menjadi simbol perjuangan dan kekuatan di garis depan Perlawanan.
“Musuh berkhayal, dengan menggunakan teror dan pembunuhan terhadap para mujahid seperti Muhammad Afif, mereka dapat membungkam suara kebenaran. Namun, kesyahidan ini hanya akan memperkokoh tekad pejuang Hizbullah dan bangsa-bangsa di Kawasan untuk melanjutkan perjuangan melawan kejahatan dan pendudukan rezim Zionis.”
IRGC juga menekankan bahwa upaya rezim Zionis untuk menghilangkan tokoh media di Palestina dan Lebanon bertujuan menutupi kejahatan mereka dan memutarbalikkan fakta. Namun, langkah ini dinilai sia-sia. “Kesyahidan Muhammad Afif tidak akan menghentikan arus media Perlawanan Hizbullah. Sebaliknya, hal ini akan semakin memperkuat tekad mereka dalam menghadapi rezim Zionis yang telah melampaui batas kejahatan dan kebiadaban.”
Pernyataan itu juga menggarisbawahi bahwa rezim Zionis, yang sejak awal berdirinya telah didasarkan pada teror dan kejahatan, tidak akan mampu memperkuat legitimasi pendudukannya atau mengubah kebenaran sejarah dengan cara-cara tersebut.
IRGC menekankan bahwa darah Muhammad Afif akan semakin memperjelas kebenaran, mempermalukan rezim Zionis dan para pendukungnya, serta mempercepat kemenangan Perlawanan dan kehancuran rezim Zionis.
Laporan ini mencerminkan pandangan tegas Perlawanan terhadap segala bentuk terorisme yang dilakukan oleh rezim Zionis, sekaligus menegaskan komitmen untuk melanjutkan perjuangan membebaskan wilayah Pendudukan.
