Laporan Terbaru: Pembantaian Warga Sipil di Suriah pada Hari Jumat 7 Maret
POROS PERLAWANAN – Lembaga Pemantau Hak Asasi Manusia Suriah dalam laporan terbarunya mengungkap berbagai kejahatan yang dilakukan oleh pasukan Jolani terhadap warga sipil keturunan Alawi di Suriah.
Menurut laporan yang dirilis pada Jumat (7/3), sebanyak 162 warga sipil menjadi korban eksekusi di lapangan dalam berbagai aksi kekerasan yang dilakukan oleh kelompok Takfiri berafiliasi dengan Jolani. Lembaga tersebut juga melaporkan bahwa banyak wanita dan anak-anak termasuk di antara korban tewas.
Rincian Lokasi dan Korban
Pembantaian terjadi di berbagai wilayah, dengan korban terbesar dilaporkan di:
– Mukhtariyeh, Al-Haffa, Latakia: 38 warga, termasuk wanita dan anak-anak, dibantai secara brutal.
– Al-Shayr, Latakia: 24 warga tewas akibat eksekusi di lapangan.
– Duwair Ba’bda & Beit Aana, Jableh, Latakia: 7 warga sipil Alawi tewas ditembak.
– Qarfaṣ, Latakia: 22 warga diseret keluar rumah dan dieksekusi di depan keluarga mereka.
– Baniyas: 60 orang, termasuk 10 wanita dan 5 anak-anak, menjadi korban eksekusi oleh pasukan Kementerian Pertahanan dan Keamanan Dalam Negeri pemerintahan Jolani.
– Yahmur, Tartus: 2 pemuda tewas akibat eksekusi di lapangan.
– Salhab, Hama: Syekh Sya’ban Mansour (90), tokoh Alawi terkemuka, dan putranya dieksekusi.
Reaksi dan Dampak
Penyebaran video dan gambar kekejaman ini memicu reaksi luas di media internasional dan media sosial. Bahkan, media Qatar dan Arab Saudi turut melaporkan peristiwa ini.
Menanggapi tekanan yang meningkat, pemimpin kelompok Jolani, Abu Muhammad al-Jolani, mengeluarkan pernyataan pada Jumat malam. Ia mengklaim bahwa pelaku bertindak di luar kendali dan akan dihukum.
Lembaga Pemantau Hak Asasi Manusia Suriah menegaskan bahwa jumlah korban kemungkinan lebih tinggi, dan laporan tambahan akan segera dirilis.
Situasi Bentrokan Militer
Di luar aksi eksekusi terhadap warga sipil, pertempuran antara kelompok perlawanan dan pasukan Jolani terus berlanjut:
– 42 pejuang perlawanan Suriah gugur dalam bentrokan di pinggiran Latakia dan Jableh.
– 34 pasukan Jolani tewas dalam berbagai serangan dan penyergapan oleh kelompok perlawanan.
Laporan ini mencerminkan eskalasi kekerasan yang terus meningkat di Suriah, dengan dampak kemanusiaan yang semakin parah bagi warga sipil.
