Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Mantan Menthan AS: Washington Jangan Jadi “Boneka” Israel dalam Konflik Iran

POROS PERLAWANAN — Mantan Menteri Pertahanan Amerika Serikat Leon Panetta memperingatkan pemerintah Washington agar tidak terseret sepenuhnya mengikuti kepentingan Israel dalam konflik dengan Iran. Dalam wawancara dengan Politico pada Sabtu malam (9/5/2026), Panetta menegaskan kebijakan luar negeri Amerika harus didasarkan pada kepentingan nasional dan upaya mewujudkan perdamaian di Timur Tengah.

“Kita tidak bisa hanya menjadi boneka pertunjukan Israel. Amerika harus bertindak berdasarkan kepentingan terbaiknya sendiri demi terciptanya perdamaian di Timur Tengah,” kata Panetta dalam wawancara tersebut.

Panetta menilai arah kebijakan Amerika Serikat seharusnya berfokus pada stabilitas kawasan, bukan memperluas konflik yang berpotensi memicu ketegangan lebih besar di Asia Barat.

Mantan pejabat pertahanan AS itu sebelumnya juga pernah menyatakan bahwa Iran kini merasa lebih kuat di bawah kepemimpinan baru. Menurutnya, fondasi sistem politik Iran jauh lebih kokoh dibanding perkiraan banyak pihak di Washington.

“Iran merasa lebih kuat dengan hadirnya kepemimpinan baru. Fondasi pemerintahan di Iran jauh lebih solid daripada yang selama ini diperkirakan,” ujar Panetta dalam pernyataan sebelumnya.

Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya perdebatan internal di Amerika Serikat terkait kebijakan Presiden Donald Trump terhadap Iran. Sejumlah pihak dari lingkaran dekat Trump dilaporkan telah memperingatkan dampak serius jika konflik terus bereskalasi.

Sejumlah media Amerika, termasuk The Wall Street Journal, juga melaporkan bahwa beberapa tokoh dekat Trump mulai mendorong langkah keluar dari konflik melawan Iran karena dikhawatirkan akan memperbesar tekanan politik dan ekonomi di dalam negeri.

Kritik dari mantan pejabat tinggi dan elite politik Amerika menunjukkan meningkatnya kekhawatiran terhadap arah kebijakan luar negeri Washington yang dinilai berisiko memperpanjang instabilitas kawasan dan memperburuk kondisi domestik Amerika Serikat.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *