Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Mantan Pengacara Presiden AS: Obral Grasi Trump akan Jatuhkan Dirinya Sendiri

Mantan Pengacara Presiden AS: Obral Grasi Trump akan Jatuhkan Dirinya Sendiri

POROS PERLAWANAN – Mantan pengacara pribadi Donald Trump, Michael Cohen memperingatkan mantan kliennya terkait grasi-grasi yang diberikan di hari-hari terakhir kekuasaannya.

Dilansir Fars, Cohen yang saat ini menjalani tahanan rumah, dalam wawancara dengan MSNBC mengatakan, andai ia tidak memilih untuk mengungkap kebenaran, ia pasti akan menerima grasi dari Trump.

Dalam beberapa hari terakhir, Trump telah memberi grasi kepada sejumlah sekutu politiknya, termasuk Michael Flynn, Paul Manafort, Charles Kushner, Roger Stone, dan George Papadopoulos.

Sputnik melaporkan, Cohen berpendapat bahwa tren pemberian grasi ini akan berlanjut dalam hari-hari mendatang. Ia menyebut Trump berniat mengampuni orang-orang paling penting dalam hidupnya.

Menurutnya, Trump ingin membuat warga AS senewen tiap kali mendengar sejumlah orang diampuni dari media, sampai akhirnya mereka akan menyuruh Trump untuk berhenti.

Cohen berkata, di hari-hari yang tersisa ini, Trump akan menggunakan hak grasi ini untuk mengampuni Jared Kushner (menantunya), Dan, Ivanka, Eric (anak-anaknya), Allen Weisselberg (manajer keuangan Yayasan Trump) dan siapa pun yang ia pikir akan dituntut oleh pihak Federal.

“Meski grasi-grasi ini bermanfaat bagi keluarga dan teman-teman Trump, namun barangkali tidak berfaedah bagi dirinya sendiri. Sebab, ketika mereka sudah diampuni, mereka tidak bisa lagi diadili,” kata Cohen.

Ia menegaskan, hal ini akan menyulitkan Trump dan membuat orang-orang ini akan menjadi penyebab jatuhnya Trump, sebab mereka nanti bisa bersaksi melawan Trump di pengadilan.

Grasi-grasi yang diberikan Trump telah menuai respons negatif di AS, baik dari Demokrat maupun Republik.

Senator dari Republik, Ben Sasse menanggapi grasi untuk Roger Stone dan Paul Manafort dengan menyebutnya sebagai “tindakan yang benar-benar busuk”.

Salah satu orang yang mendapat grasi adalah besan Trump, Charles Kushner. Mantan Gubernur New Jersey, Chris Christie yang pernah mengadili Kushner, menyatakan bahwa pelanggaran besan Trump itu adalah “salah satu kasus paling menjijikkan yang pernah ditanganinya”.

Tags:

Fatal error: Allowed memory size of 134217728 bytes exhausted (tried to allocate 20480 bytes) in /www/wwwroot/porosperlawanan.com/public_html/wp-includes/wp-db.php on line 2135