Pertarungan 9 Jam Militer Yaman Lawan Kapal Induk AS di Laut Merah
POROS PERLAWANAN – Dikutip al-Alam dari al-Masirah, Yahya Saree pada Sabtu malam 11 Januari mengumumkan bahwa Angkatan Bersenjata Yaman untuk kelima kalinya terlibat konfrontasi dengan kapal induk AS, USS Truman di Laut Merah.
“Dalam pertempuran selama 9 jam ini, kapal induk AS diserang dengan rudal-rudal cruise dan drone di utara Laut Merah,” kata Saree.
Jubir Angkatan Bersenjata Yaman itu menyatakan bahwa operasi militer tersebut sukses memukul mundur USS Truman ke titik paling utara di Laut Merah.
Saree kembali menegaskan bahwa operasi-operasi Yaman akan berlanjut hingga agresi ke Gaza dihentikan dan blokadenya dicabut.
Pada Jumat sore lalu, Saree mengumumkan bahwa Yaman telah melancarkan sejumlah operasi militer dalam rentang 24 jam, dan yang paling menonjol adalah serangan ke USS Truman dan beberapa kapal pengiringnya di utara Laut Merah. Yaman menggempur armada perang AS itu dengan beberapa rudal bersayap dan drone.
“Operasi ini dilakukan oleh Satuan Rudal dan Drone Yaman. Operasi ini sukses mencegah serangan udara baru ke negara kita dari kapal induk tersebut. Kapal-kapal pengiringnya juga dipaksa angkat kaki dari kawasan utara Laut Merah,” kata Saree.
Di hari yang sama, salah seorang petinggi Ansharullah, Hazam al-Asad mengirim pesan ancaman berbahasa Ibrani kepada orang-orang Zionis.
“Bersiaplah untuk masa depan. Kami tidak sekadar mengancam seperti Si Badut Netanyahu. Kami akan membiarkan rudal dan drone berbicara di jantung musuh,” cuit al-Asad, diberitakan Fars.
“Kami akan berbuat sedemikian rupa sehingga para pemukim Zionis akan mengutuk Herzl, Balfour, Ben Gurion, Inggris, dan semua pihak yang telah membawa mereka ke Palestina. Kami tidak akan meninggalkan Palestina sendirian.”
