Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Musnahkan Isu Palestina dan Legalkan Penjajahan, Liga Arab Lakoni Peran ‘Ayah Tiri Normalisasi dengan Israel’

Musnahkan Isu Palestina dan Legalkan Penjajahan, Liga Arab Lakoni Peran 'Ayah Tiri Normalisasi dengan Israel'

POROS PERLAWANAN – Kelompok-kelompok Palestina menyatakan, ditolaknya draf kecaman atas normalisasi UEA-Israel dalam sidang Liga Arab Rabu kemarin adalah tanda kemunduran dan kemerosotan rezim-rezim Arab.

Dilansir Fars, anggota Komite Pusat Fatah, Husain al-Syaikh mengkritik keras Liga Arab lantaran enggan mengutuk kesepakatan antara Abu Dhabi dan Tel Aviv.

“Liga Arab pada hari ini telah ‘bersalin’, namun tidak melahirkan apa pun. Semua pihak di Kawasan mendapat kecaman, kecuali Israel. Ketundukan Arab di hadapan Israel dijustifikasi dengan ‘kedaulatan nasional independen tiap negara’. Padahal faktanya, mereka terperosok ke jurang kemunduran dan kemerosotan,” cuit al-Syaikh.

“Namun Palestina akan bertahan dan menjadi tuan bagi dirinya sendiri. Palestina akan melindungi sejarah dan norma-normanya. Sudah jelas bahwa uang telah mengalahkan harga diri dan martabat,” lanjutnya.

Juru Bicara Hamas, Hazim Qasim, dalam wawancara dengan al-Mayadeen mengatakan, ”Sangat disayangkan bahwa draf resolusi kecaman atas normalisasi disingkirkan begitu saja dalam sidang Liga Arab.”

“Tiadanya statemen yang mengecam normalisasi, akan membuat Rezim Zionis dan Washington tergoda untuk melanjutkan pemusnahan isu Palestina,” imbuh Qasim.

Staf Humas Jihad Islami, Dawud Shahab mengatakan kepada al-Mayadeen, bahwa “Liga Arab telah berubah menjadi ayah tiri normalisasi hubungan (dengan Israel).”

“Liga Arab telah melegalkan penjajahan, sebagaimana ia memberikan legalitas terhadap pemecahbelahan negara-negara Arab dengan cara mendukung intervensi AS di Kawasan,” kata Shahab.

Menurut Shahab, Liga Arab secara bertahap telah keluar dari perannya dan kini menjadi pembela kepentingan hegemoni AS dan Zionis.

Sebelum ini, Wakil Palestina di Liga Arab menyatakan, dalam agenda kerja sidang daring para Menlu Arab, ada pasal terkait statemen segitiga AS, UEA, dan Israel serta kecaman atas normalisasi. Namun pasal ini dihapus lantaran ditentang sejumlah negara.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *