Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Netanyahu Sebut Israel Lemah di Hadapan Iran dan Hamas

Netanyahu Sebut Israel Lemah di Hadapan Iran dan Hamas

POROS PERLAWANAN – Dilansir Fars, mantan PM Israel dan Ketua Partai Likud, Benyamin Netanyahu, kembali menegaskan komitmennya untuk menggulingkan Kabinet Naftali Benneet. Ia juga berkata bahwa Tel Aviv lemah di hadapan Teheran dan Hamas.

Menurut laporan Times of Israel, Netanyahu dalam pertemuan Fraksi Likud menyerang Rezim saat ini dan berkata, Israel tidak bisa melawan ancaman-ancaman keamanan dari pihak Iran dan Hamas.

“Berkat sebuah kesepakatan internasional yang telah diupgrade oleh Pemerintahan AS saat ini, Iran bergegas mempersenjatai dirinya dengan senjata nuklir untuk menghadapi Israel. Sementara Kabinet Israel hanya memilh bungkam,” tuding Netanyahu.

“Sebagaimana tidak mampu menghadapi terorisme Hamas, Kabinet lemah dan curang ini juga tidak melawan, walau sesaat, terhadap kebijakan-kebijakan pasif Pemerintahan AS di hadapan Iran,” imbuhnya.

Netanyahu berkata, keputusan-keputusan Bennet dan Menlu Yair Lapid bergantung kepada apa yang keluar dari mulut Ketua Partai Arab Bersatu, Mansour Abbas dan kawan-kawannya yang menantikan instruksi dari petinggi Hamas.

Beberapa hari lalu, mantan PM Israel ini juga mengkritik Rezim Bennett dan menyebut bahwa Hamas memandang lemah Tel Aviv saat ini.

“Hamas melihat Kabinet saat ini lemah. Kabinet kuat dan nasionalis dengan kepemimpinan saya harus segera dibentuk untuk mengembalikan keamanan,” cuit Netanyahu.

Sebelum itu, Netanyahu juga ikut serta dalam aksi demo para pendukung partai sayap kanan Israel di depan kantor Bennett. Dia menuntut agar Kabinet Israel saat ini mengundurkan diri.

Dalam operasi berani syahid terbaru pada Jumat pekan lalu di Elad dekat Tel Aviv, tiga orang Zionis tewas dan sejumlah lainnya terluka.

Sebelum ini, Pemimpin Hamas di Gaza, Yahya Sinwar meminta dari warga Palestina dan Gaza untuk melanjutkan operasi-operasi perlawanan di Tel Aviv, sebagai bentuk balasan atas agresi Rezim Zionis ke Masjid Aqsa.

Tags: