Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Netizen Barat: Israel Takkan Hormati Gencatan Senjata Walau Sehari

Netizen Barat: Israel Takkan Hormati Gencatan Senjata Walau Sehari

POROS PERLAWANAN – “Israel adalah pembunuh berantai yang tidak akan menghentikan pembantaian.”

Ini merupakan pendapat para netizen Barat di medsos perihal kelakuan Rezim Zionis usai gencatan senjata Gaza.

Diberitakan Fars, sejumlah media Ibrani, seperti KAN, pada Senin 26 Mei melaporkan bahwa dalam beberapa hari mendatang, Presiden Donald Trump akan mengumumkan gencatan senjata antara Hamas dan Israel. Berita ini tersiar di saat Israel sebelum ini tidak mematuhi kesepakatan gencatan senjata Januari silam. Israel berulang kali melanggarnya dengan menyerang Gaza.

Setelah perundingan tidak langsung dengan mediasi AS, Qatar, dan Mesir, kesepakatan tiga tahap gencatan senjata Gaza antara Hamas dan Israel dibuat pada 19 Januari 2025. Namun kesepakatan ini dilanggar dengan serangan Israel pada bulan Maret, yang menyebabkan ratusan orang gugur.

Dengan melihat reputasi pelanggaran ini, para netizen Barat menyatakan bahwa Israel akan menggunakan peluang gencatan senjata untuk memperbarui kekuatan dan kembali membunuhi anak-anak. Menurut mereka, PM Benyamin Netanyahu tidak akan bersedia menarik pasukannya dari Gaza.

Seorang netizen mencuit, AS-Israel menyiapkan gencatan senjata ini supaya Washington bisa kembali memfasilitasi Tel Aviv untuk genosida dan kembali memulai agresinya.

Netizen lain menyebut Netanyahu sebagai “penjagal yang mesti diseret ke penjara.”

Menanggapi kabar bahwa gencatan senjata akan diumumkan Presiden AS, netizen berkata bahwa “Trump sama sekali tidak bisa dipercaya.” Menurut mereka, Trump tidak memenuhi janjinya dan hanya bicara untuk menarik perhatian para follower-nya.

Seorang netizen menyebut Trump sebagai “monster yang terlibat dalam genosida karena mempersenjatai Israel.”

Yang lain mengungkit janji-janji Trump sebelum ini soal Ukraina dan menegaskan bahwa Presiden AS tidak bisa dipercaya.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *