Loading

Ketik untuk mencari

Yaman

Otoritas Yaman Bekingan Saudi Buru Tiga Tokoh Separatis Selatan yang Didukung UEA

POROS PERLAWANAN — Kejaksaan otoritas Yaman yang didukung Arab Saudi kembali menerbitkan surat penangkapan paksa terhadap tiga petinggi Dewan Transisi Selatan Yaman, kelompok separatis yang didukung Uni Emirat Arab. Keputusan itu dikeluarkan hanya beberapa hari setelah perintah serupa sebelumnya dibatalkan.

Mengutip laporan Arab21 pada Sabtu 16 Mei, Kejaksaan Umum Aden memerintahkan aparat keamanan menangkap dan menghadirkan ketiga tokoh tersebut secara paksa.

Surat perintah yang diterbitkan pada 11 Mei itu mencantumkan nama Wadhah Al-Halimi, Wakil Sekretaris Jenderal Sekretariat Dewan Kepresidenan kelompok tersebut, Nasr Harhara selaku Pelaksana tugas Majelis Nasional Dewan Transisi Selatan, serta Shukri Baali yang menjabat Kepala Biro Politik kelompok separatis itu.

Langkah terbaru tersebut muncul setelah Kejaksaan pada awal Mei membatalkan surat penangkapan yang sebelumnya diterbitkan terhadap Al-Halimi, Harhara, dan Baali pada akhir April lalu.

Dokumen terbaru yang diterbitkan atas permintaan Kepala Kepolisian Aden menegaskan aparat dapat menggunakan tindakan paksa untuk menangkap dan menghadirkan ketiga tokoh itu.

Di tengah keputusan tersebut, Dewan Transisi Selatan pada Kamis lalu memperingatkan Pemerintah Yaman agar tidak terus menargetkan para pemimpinnya. Kelompok itu juga mengecam penerbitan ulang surat penangkapan oleh Kejaksaan Pemerintah yang didukung Arab Saudi.

Perselisihan antara Pemerintah Yaman dan Dewan Transisi Selatan selama ini menjadi salah satu sumber ketegangan politik utama di wilayah selatan Yaman. Meski sama-sama berada dalam koalisi anti-Houthi, kedua pihak kerap berseteru tentang pembagian kekuasaan dan pengaruh politik di Aden serta wilayah selatan lainnya.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *