Panglima AD Iran: Amerika Akan Menerima Respons Tegas dan Proporsional
POROS PERLAWANAN – Panglima Tertinggi Angkatan Darat Republik Islam Iran, Mayor Jenderal Amir Hatami menegaskan bahwa Amerika Serikat akan menerima respons yang tegas dan proporsional atas kejahatan militernya terhadap Iran.
Menurut laporan Tasnimnews pada Minggu 22 Juni, dalam pernyataan yang disampaikan melalui tautan video dari Markas Besar Pusat Zulfiqar, kepada para komandan tinggi yang tersebar di berbagai front, Hatami mengapresiasi perjuangan dan pengorbanan para tentara Iran. Ia juga mengenang para syuhada dan mendoakan kesembuhan bagi para pejuang yang terluka.
“Setiap kali Amerika melakukan kejahatan, mereka menerima tanggapan yang tegas, dan kali ini pun akan demikian,” ujarnya dengan penuh keyakinan.
Mayor Jenderal Hatami menekankan bahwa kejahatan Amerika terhadap Iran bukan hal baru. Ia merujuk pada sejarah panjang intervensi Washington, sejak sebelum Revolusi Islam 1979 hingga masa Pertahanan Suci, khususnya di fase-fase terakhirnya.
“Amerika telah melakukan berbagai kejahatan terhadap bangsa kami. Namun mereka selalu mendapat balasan yang setimpal, dan sejarah akan kembali berulang,” tegasnya.
Lebih lanjut, Hatami menyoroti peran rakyat Iran yang hadir dalam mobilisasi nasional pada Jumat lalu, sebagai bentuk dukungan terhadap Angkatan Darat dan perlawanan terhadap agresi asing.
“Semboyan kami, Tentara Berkorban untuk Bangsa, kini bukan sekadar slogan. Rakyat telah menggandakan beban tanggung jawab kami. Hari ini, kami lebih berkomitmen dari sebelumnya untuk mempertahankan kemerdekaan dan keutuhan Republik Islam,” ujarnya.
Hatami juga menyampaikan bahwa para prajurit telah diperintahkan untuk menjalankan rencana operasional yang dirancang oleh Markas Besar Rasulullah (s.a.w) dan Markas Operasional Zulfiqar dengan penuh kreativitas, kekuatan, dan kecermatan strategis.
“Kami menganggap mati syahid sebagai kehormatan, tetapi hari ini kami berjuang untuk kemenangan. Dengan izin Allah, kemenangan itu akan tercapai dan ini adalah janji pasti dari Tuhan Yang Maha Esa.”
Di akhir pertemuan virtual tersebut, Wakil Kepala Operasi Angkatan Darat, Laksamana Muda Seyyed Mahmoud Mousavi menyampaikan laporan komprehensif tentang capaian dan operasi yang telah dilaksanakan, serta kesiapan penuh untuk menjalankan fase-fase berikutnya dari rencana strategis pertahanan.
