Paus Fransiskus: Apa yang Terjadi di Gaza Memiliki Karakteristik Genosida
POROS PERLAWANAN – Paus Fransiskus menyerukan penyelidikan untuk menentukan apakah tindakan militer Israel di Gaza dapat dikategorikan sebagai genosida. Pernyataan tersebut diungkapkan dalam kutipan buku terbaru berjudul “Hope Never Disappoints: Pilgrims Towards a Better World” karya Hernán Reyes Alcaide, yang akan diterbitkan dalam waktu dekat, seperti dilaporkan oleh The New York Times pada Minggu 17 November.
Kutipan dari buku ini mengindikasikan langkah awal Paus dalam mendesak adanya investigasi atas dugaan kejahatan kemanusiaan di Gaza. Buku tersebut dijadwalkan terbit pada Selasa mendatang, bertepatan dengan persiapan perayaan Yobel Paus tahun 2025.
Dalam petikan yang dipublikasikan oleh harian Italia La Stampa pada Minggu 16 November, Paus Fransiskus menyatakan, “Menurut beberapa ahli, apa yang terjadi di Gaza memiliki karakteristik genosida.” Ia menambahkan, “Penting bagi kita untuk melakukan verifikasi secara cermat sesuai definisi teknis yang dirumuskan oleh para ahli hukum dan lembaga internasional.”
Pernyataan ini mempertegas keprihatinan Vatikan terhadap eskalasi kekerasan di Gaza. Sebelumnya, pada September lalu, Paus juga mengecam serangan Israel di Gaza dan Lebanon, menyebutnya “tidak bermoral dan tidak proporsional”. Ia menyoroti pelanggaran aturan perang yang dilakukan, sekaligus menyerukan penghormatan terhadap prinsip-prinsip kemanusiaan dalam setiap konflik bersenjata.
Melalui pernyataannya, Paus Fransiskus mengingatkan komunitas internasional akan tanggung jawab hukum dan moral untuk memastikan keadilan bagi korban yang terus bertambah di Gaza. Ia menekankan perlunya langkah konkret dalam mencegah pelanggaran hak asasi manusia di kawasan tersebut.
