Loading

Ketik untuk mencari

Eropa

Pelapor PBB: Tak Ada Keraguan, Israel Terbukti Lakukan Genosida di Jalur Gaza

POROS PERLAWANAN – Pelapor PBB untuk hak asasi manusia di wilayah Palestina, Francesca Albanese menyatakan bahwa penyelidikan yang dilakukannya selama setahun terakhir dengan tegas mengonfirmasi bahwa Israel melakukan genosida di Jalur Gaza.

Pernyataan ini disampaikan dalam pidatonya pada Selasa 19 November di Parlemen Spanyol dalam sesi bertajuk “Peran Embargo Militer dalam Operasi Pembangunan Perdamaian”. Sesi ini diadakan dalam rangka kampanye oleh organisasi Rescop yang bertujuan menghentikan penjualan senjata ke Israel untuk mencegah genosida terhadap rakyat Palestina.

Albanese, yang mengabdikan tahun terakhirnya untuk mendokumentasikan genosida yang dilakukan Israel di Palestina, melaporkan hasil penyelidikannya yang dilakukan bersama 30 pakar PBB. Ditegaskannya, “tidak ada keraguan” bahwa Israel melakukan genosida di Gaza melalui operasi militer yang menghancurkan wilayah tersebut.

Albanese juga mengutip keputusan Mahkamah Internasional yang dikeluarkan pada Juli lalu, yang memperkuat klaim tersebut bahwa tindakan Israel di wilayah Palestina yang Diduduki merupakan genosida.

Lebih lanjut, Albanese menjelaskan bahwa genosida yang dilakukan oleh Israel telah menyebabkan “kerusakan yang tidak dapat diperbaiki” pada kehidupan warga Palestina di Gaza. Dia juga menyoroti kepatuhan terhadap keputusan Mahkamah Internasional adalah kewajiban bagi semua negara anggota PBB. Menurutnya, melanjutkan perdagangan senjata dengan negara yang terlibat dalam genosida adalah pelanggaran terhadap Piagam PBB.

Albanese menambahkan bahwa penerapan embargo senjata saja tidak cukup untuk menghentikan kejahatan ini. Dia menyerukan langkah lebih lanjut, yaitu pemutusan seluruh hubungan militer, akademis, dan diplomatik dengan Israel.

Di akhir pidatonya, Albanese menegaskan bahwa Israel harus dimintai pertanggungjawaban atas “kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan” yang terus terjadi di wilayah Palestina yang Diduduki.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *