Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Koar-koar dan Pembohongan Publik Ala Trump Terus Berlanjut: ‘Era Keemasan AS’ Sudah Dimulai!

Pembohongan Publik Ala Trump Terus Berlanjut: ‘Era Keemasan AS’ Sudah Dimulai!

POROS PERLAWANAN – Presiden AS, Donald Trump pada Rabu dini hari 29 April mengulang kembali pembohongan publiknya dengan mengeklaim bahwa “era keemasan AS telah dimulai.”

“Hari ini, kita merayakan hari sukses ke-100 pembentukan Pemerintahan terbaik di negara kita. Dalam rentang 100 hari, kita mendapatkan sesuatu yang sebelum tidak bisa kita raih dalam tempo 100 tahun sekalipun,” ujar Trump, dikutip Fars dari Sputnik.

“Kita akan menghilangkan inflasi, mengakhiri terbuangnya miliaran Dolar, dan menghidupkan kembali kejayaan AS.”

“Kita ingin memiliki Militer yang kuat dan melindungi perbatasan kita. Kita akan melenyapkan Pemerintahan bayangan di AS.”

“Slogan saya adalah ‘First America’, bukan ‘First China.’ Era keemasan AS telah dimulai. Pilpres terbaru telah mengubah wajah negara. Kita menang meski ada kecurangan dalam Pilpres.”

“Kita telah membuat perubahan terbesar di perbatasan selatan, setelah sebelum ini Pemerintah terdahulu membiarkan para sindikat untuk masuk. Kita telah mengurangi angka penyeberangan ilegal imigran hingga 99,09 persen. Dalam tempo 100 hari, hanya 3 imigran ilegal yang melewati perbatasan kita. Sebelum ini, para sayap kiri radikal Demokrat telah membiarkan ribuan penjahat memasuki negara.”

Klaim Trump soal “era keemasan AS” ini terlontar di saat hasil jajak pendapat gabungan dari 3 lembaga besar menunjukkan, popularitas Trump merosot drastis setelah ia menjadi Presiden AS untuk periode keduanya.

Hasil jajak pendapat ini mengungkap kinerja terburuk seorang Presiden AS sejak 80 tahun terakhir. Jajak pendapat ini menunjukkan ketidakpuasan besar rakyat AS terhadap kinerja Trump.

Jajak pendapat ini diadakan atas kerja sama Washington Post, kanal ABC News, dan lembaga Ipsos. Berdasarkan hasilnya, hanya 39 persen warga AS yang puas terhadap kinerja Trump.

Angka dukungan ini adalah angka terendah yang pernah tercatat dalam sejarah 100 hari pertama kepresidenan di AS. Selain itu, 55 persen warga AS menentang kinerja Trump. Dari angka ini, sebanyak 44 persen “menentang keras” kinerja Trump.

Dalam hal kebijakan imigrasi, dukungan untuk Trump merosot secara signifikan. Meski awalnya sempat mendapatkan dukungan, namun kini kebijakan imigrasi Trump ditentang publik secara mencolok.

Sehubungan dengan kebijakan tarif cukai, dua pertiga warga AS (66 persen) menentang kebijakan yang diberlakukan Trump dalam hal ini.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *